SuaraCianjur.id - Bukan lagi hal tabu jika ketika kita merasakan lapar, keinginan untuk makan dalam porsi yang banyak kerap terlintas dalam pikiran kita.
Apalagi ketika kita selesai mengerjakan sesuatu, rasa-rasanya makan dalam porsi banyak adalah hadiah yang dianggap pantas untuk kita dapatkan.
Ternyata, apa yang kita bayangkan tentang bagaimana nikmatnya kita menyantap banyak makanan setelah bekerja seharian itu dapat memberikan dampak buruk lho untuk kesehatan tubuh.
Mengutip dari keterangan yang disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar dalam salah satu postingan Instagramnya, beliau menyampaikan jika kekenyangan merupakan sumber penyakit.
Dokter Zaidul Akbar kemudian menyampaikan salah satu hadits yang pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW.
"Dalam sebuah hadist riwayat Ibnu Mas'ud dinyatakan pangkal segala penyakit adalah 'baradah'. Baradah adalah kekenyangan dan makanan berat bagi perut,” kata dr.Zaidul Akbar.
Menurutnya situasi perut yang kenyang dapat menjadi barid atau dingin, sehingga kita tidak bisa menikmati makanan.
“Disebut demikian karena membuat perut menjadi barid, sehingga tidak bisa menikmati makanan, " kata dr.Zaidul Akbar.
Apabila dikaji secara anatomi tubuh, lambung manusia merupakan kirsy bagi mamahbiak.
Baca Juga: Pesan Badai Buat Kerisptaih dan Sammay Simorangkir, Larang Bawa Lagu Ciptannya Tanpa Izin
“Lambung bagi manusia sama seperti kirsy (perut pertama) bagi binatang memamahbiak, " terang dr.Zaidul Akbar.
Dokter Zaidul Akbar memberikan resep untuk dapat mengobati baradah tersebut, yaitu dengan cara memperbaiki pola makan kita.
"Pengobatan utama dan pertama dalam mengatasi penyakit adalah memperbaiki makanannya, atau pola makannya, " jelas dr.Zaidul Akbar.
Dokter Zaidul Akbar mengutip pernyataan Rasulullah SAW yang menjelaskan jika Islam telah mengajurkan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat menentramkan hati orang sakit.
"Bahkan ketika sakit pun Islam memberi anjuran melalui lisan Rasulullah SAW yang mulia untuk mengkonsumsi makanan yang menentramkan hati orang sakit, " ucap dr.Zaidul Akbar(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM
-
Bupati Sukoharjo Tak Sendiri, KPK Amankan Empat Orang dalam OTT di Solo Raya
-
Gagal Pecahkan Rekor, Enola Holmes 3 Debut Angka 20,7 Juta Views di Netflix
-
CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi
-
Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diduga Peras Perangkat Daerah
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Tragis! Remaja Madiun Tewas Terjebak Lumpur Sungai Bengawan Solo
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid