SuaraCianjur.id - Upaya perdamaian yang dilakukan oleh oknum haters, Winarsih, pada Dewi Perssik sudah dipastikan buntu.
Hal ini terjadi karena Winarsih dianggap sudah melukai harkat dan martabat keluarga besar Dewi Perssik.
Sehingga, segala tindakan dan keputusan Dewi Perssik saat ini merupakan hasil perundingan dengan sang keluarga.
Kesimpulan ini diperkuat karena beberapa hari yang lalu Dewi Perssik kembali menyambangi Mapolres Jakarta Selatan untuk melengkapi berkas laporan.
Tak hanya itu, Dewi Perssik mengungkap bahwa dirinya juga menambahkan barang bukti tentang penghinaan yang Winarsih lakukan padanya.
"Barang bukti ada lagi kan, terus sama pertanyaan-pertanyaan yang dilengkapi," ungkap Dewi Perssik.
Dewi Perssik mengaku bahwa dirinya berjalan sesuai kehendak keluarga
Tindakan tegas Dewi Perssik untuk melanjutkan proses hukum ini bukan tanpa alasan.
Dewi Perssik mengaku hanya menuruti keinginan dari keluarga besarnya saja.
Karena, Dewi Perssik dengan hati legowo sudah memaafkan tindakan Winarsih padanya.
"Kalau aku pribadi sih ya, pasti aku kasihan. Cuman balik lagi ini kan yang melaporkan pasti atas nama keluarga besar," ujar Dewi Perssik.
"Jadi apa kata keluarga saya aja gitu," sambungnya.
Ternyata, ibunda Dewi Perssik pun sudah memaafkan Winarsih, tetapi dorongan dari ibu-ibu pengajian lah yang meminta untuk melanjutkan proses hukum.
"Kalau Mami kan lebih ke ibu-ibu pengajian, temen-temennya, itu aja sih," kata Dewi Perssik.
"Kalau aku pribadi sudah memaafkan, Mamipun juga sudah memaafkan. Cuman kan membawa kota Jember yang membuat Mami jadi beban, jadi mikir dicabut nggak," lanjutnya.
Dewi Perssik hanya ingin memberikan yang terbaik untuk ibunya
Berusaha jadi anak yang berbakti, Dewi Perssik mengatakan bahwa semua keputusannya sesuai dengan arahan keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Sambangi Lokasi Pembunuhan Gajah, Kapolda Riau Tegaskan Scientific Crime Investigation
-
Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang Bakal Ikon Baru Sumbar, Kapan Mulai Dibangun?
-
7 Lipstik untuk Bibir Kering, Tampilan Cewek Makin Sempurna!
-
5 Strategi Bank Indonesia Tumbuhkan Ekonomi 2026 di Bali
-
4 Serum Korea Ginseng Alternatif Anti-Aging, Bikin Kencang dan Awet Muda
-
Wisatawan Asal Malang Hilang Terseret Ombak di Pantai Sine, Aksi Penyelamatan Berujung Pencarian
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Sengketa Lahan di Depok, Ini Penampakan Uang Rp 850 Juta di dalam Ransel Hitam
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026