SuaraCianjur.Id- Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara mengenai ancaman yang diberikan Ferry Irawan terhadap klien nya yaitu Venna Melinda.
Karena pengacara dari Ferry Irawan sempat mengancam Venna Melinda akan membongkar kasus Bogor yang disebutnya melibatkan aib keluarga dari Venna Melinda.
Mengenai hal ini, Hotman Paris menegaskan pernyataan dari pengacara Ferry Irawan tidaklah benar.
Melalui instagram nya, Hotman Paris mengatakan "Mengenai fitnahan bahwa seolah-olah Venna punya kasus di Bogor, bohong. Awas media jangan sembarangan nulis. Venna tidak punya kasus apapun di Bogor".
Meskipun tidak dibahas mendalam, Hotman Paris menyinggung bahwa sejatinya kasus Bogor tidak ada hubungan dengan masalah hukum Venna Melinda dan Ferry Irawan.
"Kalau sampai ada orang yang tidak bertanggung jawab mengait-ngaitkan kasus anak yang sudah di SP3, dikait-kaitkan dengan kasusnya Venna sama suaminya sangat tidak relevan," pungkas Hotman Paris.
"Dan Anda bisa menilai, masa hal-hal yang berkaitan dengan anak dipakai ancaman," lanjutannya lagi.
Bahkan, Hotman Paris pun tantang pihak Ferry Irawan untuk membuka kasus Bogor ke publik.
"Silakan buka, Venna juga tantangin buka kasusnya, kasus apa. Jangan ngomong doang buka. Memang kasus sudah SP3, artinya no case," pungkasnya.
Baca Juga: Ajak Masyarakat untuk Hidup Sehat, Pegadaian Bersama Kopassus Bangun Lapangan Olahraga
Seperti yang diketahui, kasus Bogor diduga berkaitan dengan hubungan anak Venna Melinda yaitu Athalla Naufal dan Shannon Wong di tahun 2022 lalu.
Februari 2022, Athalla memang didampingi Ferry Irawan saat menjalani pemeriksaan terkait pengakuan Shannon Wong yang dianiaya oleh orangtua nya selama 12 tahun.
Athalla diduga sebagai teman dekat pria yang membuat Shannon Wong berubah. Saat diperiksa di Polres Bogor, Athalla Naufal mengaku bukan pacar dari Shannon Wong.
Namun pada Maret 2022, Athalla dan Shannon justru go public meski hubungan keduanya kandas di bulan Juli.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim