SUARA CIANJUR – Bebarapa bulan lalu, komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sekaligus manajer, Umuh Muhtar terjatuh sakit. Sosok yang kerap dipanggil Wa Umuh ini, dikabarkan sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Namun, sampai saat ini, kondisinya sudah mulai membaik. Manajer yang kerap hadir dalam setiap Persib Bandung tersebut, sudah bisa berikan penjelasan soal kondisi kesehatannya.
Menurutnya, kondisinya sudah mulai membaik meskipun kakinya masih terasa sakit.
“Saya kondisi 5-6 hari ini alhamdulillah sudah kembali walaupun kaki masih ada sedikit, belum 100 persen,” ujar Wa Umuh, dikutip dari laman Instagram @sagala_persib, Jumat (9/6/2023).
Meski demikian, dirinya menuturkan bahwa terjadi penurunan berat badan yang sangat signifikan.
“Alhamdulillah makan sudah normal, berat sampai turun 13 kilo, sekarang ditimbang lagi udah mulai berangsur naiklah,” lanjutnya.
Umuh Muhtar adalah sosok kelahiran Bandung, 2 Juni 1948, saat ini berumur 75 tahun. Karir bersama Persib Bandung berawal pada kompetisi Liga Indonesia 2007/2008 sebagai asisten manajer.
Sejak 2008, Umuh Muhtar promosi menjadi manajer hingga saat ini. Dalam pengelolaannya, Persib Bandung telah mendapatkan beberapa prestasi seperti juara Indonesian Super League (ISL) 2013/2014, dan Piala Presiden.
Saat ini, timnya sedang melakukan persiapan untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2023/2024. Beberapa pemain sudah didatangkan seperti Edo Febriansyah, Ryan Kurnia, I Putu Gede Juniantara dan Tyronne del Pino. (*)
Baca Juga: Timnas Indonesia Banyak Masalah, Shin Tae-yong Pasrah Lawan Argentina
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP