SUARA CIANJUR – Sudah tiga pekan BRI Liga 1 2023/2024 sudah bergulir. Semua tim sudah bertanding dan meraih hasil masing-masing. Namun, beberapa hal menarik terjadi, salah satunya adalah beberapa pelanggaran yang membuat klub rugi.
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sudah melakukan dua kali sidang. Beberapa klub mendapat hukuman. Menariknya, PSM Makassar menjadi klub yang mendapat hukuman terbanyak.
Dilansir dari laman resmi PSSI, dilihat (15/7/2023), PSM Makassar mendapatkan banyak hukuman setelah laga lawan Dewa United. Berikut beberapa hukuman yang didapat berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI.
1. Terjadi keributan antar sesama suporter PSM Makassar yaitu PSM Fans dan CSM di tribun Selatan. Sanksi penutupan sebagian stadion (tribun Selatan) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah, serta sanksi denda Rp25.000.000
2. Akibat kerusuhan penonton, panitia pelaksanan pertandingan PSM Makassar mendapat sanksi denda Rp20.000.000.
3. Suporter PSM Fans mendapat sanksi larangan menggunakan atribut sebanyak 5 pertandingan home.
4. Suporter CSM mendapat sanksi larangan menggunakan atribut sebanyak 5 pertandingan home.
5. Pemain PSM Makassar, Erwin Gutawa mendapat hukuman larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda Rp10.000.000. Hal ini didapat setelah melakukan pelanggaran keras menginjak bagian tubuh pemain lawan.
Selain PSM Makassar, hasil sidang Komdis PSSI ini memberikan hukuman kepada klub lain, diantaranya adalah;
Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1 Persik Kediri vs Arema FC Hari Ini
1. Pemain Dewa United, Dimitros Kolovos mendapat hukuman larangan bermain sebanyak 3 pertandingan dan sanksi denda Rp10.000.000.
2. Barito Putra mendapatkan sanksi denda Rp50.000.000 setelah terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 97 detik.
3. Borneo FC Samarinda mendapatkan sanksi denda Rp50.000.000. Dalam pertandingan tersebut ada 5 (lima) orang pemain mendapatkan kartu kuning. (*)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Melehoy Kembali Gagal Menang Lawan Dewa United, Luis Milla: No Komen!
-
Lajunya Terhenti di Semifinal Piala AFF U19 Woman Championship 2023, Erick Thohir Tetap Dukung Timnas Wanita Indonesia: Ayo Bangkit, Garuda Pertiwi!
-
Persib Bandung Kembali Hadapi Laga Kandang, Kali ini vs Dewa United, Berikut Jadwal Lengkap BRI Liga 1 Hari ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga