Saddil Ramdani, bintang sepak bola Indonesia yang bermain di Sabah FC, telah mencatatkan lima gol dan empat assist selama sepuluh pertandingan di Liga Super Malaysia 2023.
Namun, performa gemilangnya tersebut ternyata tidak diikuti dengan peningkatan waktu bermain di timnas Indonesia.
Seperti yang diungkap oleh akun media sosial @beritaligaindonesia pada Jumat (30/6/2023), Saddil Ramdani memerlukan lebih banyak waktu bermain.
Terungkap bahwa waktu bermainnya di Sabah FC mencapai 748 menit selama sepuluh pertandingan, sementara di timnas Indonesia hanya 496 menit.
"Akan selalu ada perbedaan antara kompetisi klub dan timnas. Beberapa pemain berkinerja luar biasa di klubnya, namun cenderung kurang maksimal saat bermain untuk timnas," tulis @beritaligaindonesia dalam unggahannya, dikutip hari Jumat (30/6/2023).
Melihat kebutuhan Saddil Ramdani untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain di klub daripada di timnas, seorang warganet mengusulkan agar pemain itu dinaturalisasi menjadi warganegara Malaysia.
"Saddil harus diberikan ke Malaysia untuk dinaturalisasi, Indonesia tidak membutuhkan pemain yang berpura-pura hebat," komentar @amar_mahendra_1998.
Polemik mengenai perbedaan waktu bermain antara Saddil Ramdani di klub dan di timnas ini tentunya menambah warna dalam dinamika sepak bola Indonesia.
Baca Juga: 5 Fakta Hacker Hacktivist Indonesia Serang Al Zaytun, Lalu Senggol Pemerintah
Berita Terkait
-
Berpacu dengan Waktu Persiapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17, Bima Sakti: Juli,Agustus, September, Oktober TC
-
Dinilai Tak Layak Jadi Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Bima Sakti: Saya Tidak Baper
-
Bima Sakti Panggil Pemain Keturunan Ikut TC Timnas Indonesia U-17, Siapa Dia?
-
Pernah Diisukan Lepas Shin Tae Yong, PSSI Beri Kejutan Perpanjangan Kontrak?
-
Timnas Indonesia Apes Banget Bro! Ranking FIFA Malaysia dan Thailand Melejit, Bahkan Timor Leste Kena Durian Runtuh
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan