Apa saja perbedaan dan persamaan antara Truth Social vs Twitter? berikut telah dirangkum informasi lengkapnya buat kamu.
Sejak Elon Musk memberlakukan pembatasan cuitan di Twitter, netizen heboh dengan alternatif paling oke pengganti aplikasi berlogo burung biru tersebut.
Salah satu aplikasi yang banyak disarankan adalah Truth Social. Truth Social telah lama memposisikan dirinya sebagai alternatif dari Twitter dan Facebook.
Aplikasi ini merupakan milik mantan Presiden AS Donald Trump. Ia berinvestasi pada Truth Social setelah Twitter, Facebook, dan Instagram membekukan akunnya pada tahun 2021 lalu.
Seiring dengan kepopuleran Truth Social, banyak yang bertanya-tanya tentang apa perbedaan aplikasi ini dengan Twitter.
Sebelum membahas perbedaannya, berikut Suara.com telah merangkum sejumlah persamaan antara Truth Social dengan aplikasi Twitter.
Persamaan Truth Social dan Twitter
1. Warna
Kedua media sosial ini sama-sama mengusung warna biru. Bedanya, Truth menggunakan biru tua dengan lambang T, sementara Twitter menggunakan warna biru muda dengan logo burung.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Truth Social? Benarkah Bisa Saingin Twitter?
Lambang Truth Social memang belum begitu familiar untuk pengguna Indonesia, namun ketika membuka aplikasinya, maka itu akan mudah digunakan.
2. Antarmuka
Antarmukanya kedua aplikasi ini juga tampak memiliki kemiripan yang mencolok, terutama terkait dengan halaman profilnya.
Ketika membuka aplikasi Truth, maka pengguna Twitter tak perlu belajar lagi. Sebab tampilan keduanya benar-benar mirip.
Aplikasi ini juga memiliki fitur-fitur seperti TRUTH Feed (mirip Feed Twitter) di mana orang bisa mendapatkan informasi tentang pemikiran dan aktivitas terbaru dari orang, organisasi, dan outlet berita yang diminati.
Kamu juga bisa menulis cuitan di kolom kecil yang tersedia di laman muka. Caranya adalah dengan klik logo "pensil" dan kemudian silahkan menulis status. Cara kerjanya benar-benar mirip Twitter.
Perbedaan Truth Social vs Twitter
Perbedaan utama dari Truth Social dan Twitter adalah kontennya. Di Twitter, konten-konten akan di filter sedemikian rupa sehingga hanya menampilkan konten-konten positif.
Meski demikian, Twitter tak benar-benar bersih sebab beberapa konten yang seharusnya tak layak tetap bisa eksis di aplikasi ini.
Sementara Truth Social tidak memberlakukan filter terhadap kontennya. Aplikasi ini bahkan sering menampilkan konten kekerasan dan ini membuatnya sempat mendapat penolakan dari Google Play Store
Itulah beberapa persamaan dan perbedaan Truth Social vs Twitter yang telah Suara.com rangkum dari berbagai sumber.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Hanura Ganti Logo Jadi Singa, Bawa Misi Kembali ke Senayan di 2029
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
8 Tips Pilih Rice Cooker yang Awet Tahan Lama dan Hemat Listrik
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Drag Race Masuk Kejurnas! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Siap Panaskan Aspal Lanud Gading Yogyakarta
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Turun Terus Jadi Rp2.178.000/Gram
-
ROG Rayakan 20 Tahun dengan RTX 5090 hingga Monitor 540Hz, Harga Paket Tembus Rp279 Juta
-
Jakarta Makin Mahal, Koridor Timur Jadi Alternatif Pencari Rumah
-
Misteri Makam Tanpa Jasad di Tulungagung: Jejak Abad ke-16 yang Terkubur 3 Meter di Bawah Tanah
-
Ketika Utang Menjadi Jerat: Pelajaran Penting di Buku Merah MTR