Belum lama ini, seorang karyawan perusahaan BUMN ditemukan menyimpan sejumlah senjata api di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/8). Diduga yang bersangkutan terafiliasi dalam kelompok radikal ISIS dan akan melakukan aksi teror pada Pemilu mendatang.
Dihimpun dari beberapa sumber, pelaku bernama Dananjawa Eberning atau Danan alias Abu Nibras merupakan seorang karyawan PT KAI. Pengakuan Danan, dia mulai menekuni paham ideologi Wahabi-Salafi sejak berada di bangku SMK 7 Bale Endah, Bandung.
Dia rajin mengunjungi kajian ustaz William Maksum sekitar tahun 2010 dan dibaiat sebagai bagian dari Majelis Mujahidin Barat, Bandung. Sejak saat itu, Danan meyakini bahwa Indonesia adalah Togut karena tidak menggunakan syariat Islam sebagai hukum dasar negara.
Menurutnya, praktik kehidupan Islam di Indonesia sudah bercampur baur dengan kebiasan-kebiasaan orang kafir. Danan meyakini hal tersebut sampai hari ini.
Lalu pada 2014, Danan dikabarkan telah dibaiat kelompok ISIS. Danan sendiri masuk menjadi karyawan PT KAI sejak 2016.
Danan mengaku, pada 2018 dia melihat sebuah tayangan televisi mengenai kerusuhan di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Dari sanalah dia mulai terinspirasi dan membangun militansi untuk melakukan aksi teror dengan mengumpulkan sejumlah senjata api.
Dan mulai saat itulah, Danan menekuni bidang bongkar-pasang senjata api dan jual-beli senjata api. Dia mengaku melakukan latihan menembak menggunakan senjata yang dibelinya di Gunung Geulis selama 2 bulan, dengan durasi 6 jam setiap harinya. Senjata yang biasa dia gunakan adalah Baikal Makarov.
Latihan tersebut bertujuan sebagai persiapan bakal menyerang Mako Brimob, sesuai dengan apa yang dia rencanakan lima tahun lalu.
Dia juga mengaku jika reancana pemberontakan itu terinspirasi dari film propaganda ISIS tentang Ghuwairan (pembebasan Napiter di Suriah). Dia ingin melakukan hal serupa dengan membebaskan Napiter tahanan Mako Brimob dengam senjata api koleksinya.
Baca Juga: 4 Drama Romantis yang Tayang Bulan Agustus-September, Ada Destined with You
Danan mengatakan, dia berniat melangsungkan rencana tersebut jelang Pemilu 2024 mendatang. Namun, rencana tersebut gagal usai Densus 88 Antiteror Polri menangkapnya sebagai tersangka terorisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi
-
Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?
-
Skuad Timnas Maroko Piala Dunia 2026: Mohamed Ouahbi Boyong 9 Alumni Qatar demi Ulang Sejarah
-
Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha
-
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Luis de la Fuente: Kualitas Teknis Bukan Penentu
-
Pesta Narkoba di Pekanbaru: Anak Bupati Positif Ganja, Selebgram Konsumsi Miras
-
Tak Sekadar Ilmuwan: Sisi Manusiawi Stephen Hawking dalam My Brief History
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Profil Stadion Arrowhead: Markas NFL Paling Berisik yang Siap Sambut Argentina di Piala Dunia 2026
-
4 Seri Baru Funism Resmi Rilis, Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders