Kiper PSIS Semarang dan Timnas Indonesia, Muhammad Adi Satryo, mengambil langkah tegas dengan melayangkan somasi kepada dua pemilik akun Instagram yang menghujat keluarganya.
Hujatan yang diterima oleh Adi Satryo ini berawal dari pelanggaran sang kiper kepada pemain Persib Bandung, Arsan Makarin, saat PSIS berlaga di lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (20/8/2023) malam.
Akibat pelanggaran itu, Adi mendapat kartu merah langsung dari wasit dan harus mengakhiri pertandingan lebih cepat. Seusai kejadian ini, kiper berusia 22 tahun itu mendapat serbuan dari oknum suporter lawan.
Beberapa netizen bahkan mengarah menyerang keluarga Adi. Atas kejadian ini, Adi melayangkan surat teguran keras atau somasi untuk akun-akun yang telah memberikan serangan berlebihan.
Isi dari surat somasi itu berisi dua tuntutan, di antaranya meminta pemilik akun Instagram tersebut meminta maaf secara langsung. Adi pun meminta bantuan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).
“Sehubungan dengan somasi tersebut, saya memberi kesempatan waktu tujuh hari kalender sejak postingan somasi/teguran terbuka ini kepada akun Instagram tersebut untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung kepada saya atau melalui APPI,” tulis Adi Satryo.
Lantas, siapa sebetulnya Adi Satryo ini? Berikut profil singkatnya.
Profil Adi Satryo
Muhammad Adi Satryo adalah pesepakbola yang lahir di Tangerang pada 7 Juli 2001. Ia punya latar belakang cukup mentereng.
Baca Juga: Terlalu Superior bagi Tim Myanmar, PSM Segel Tiket Fase Grup Piala AFC
Adi tercatat pernah menimba ilmu di Persib Bandung U-16 pada 2017 silam. Adi kemudian pindah ke Kalteng Putra U-18, lalu ia sempat berlatih dengan PPLP DKI Jakarta 2019-2020.
Potensi Adi kemudian tercium oleh PSMS Medan yang merekrutnya pada Januari 2020. Namun hanya satu musim di sana, Adi pindah ke PSS Sleman.
Jarang mendapatkan kesempatan, Adi kemudian pindah ke Persik Kediri pada Januari 2022. Ia cukup mendapat kesempatan hingga akhirnya diboyong PSIS Semarang pada putaran kedua Liga 1 2022/23.
Bersama PSIS, Adi Satryo menjadi pilihan utama di bawah mistar. Sejauh ini ia sudah tampil 22 kali bersama klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut.
Adapun untuk kariernya di tim nasional, Adi Satryo pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19, Timnas U-22, Timnas U-23, dan pernah mencatatkan sekali penampilan di timnas senior.
Adi Satryo juga menjadi bagian Timnas Indonesia U-22 yang meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup