Tak semua memuji Erick Thohir dengan menaturalisasi pemain Eropa Jay Idzes. Di balik itu, ada suara yang menyatakan jika langkah Erick Thohir itu belum tentu bikin sepak bola Indonesia maju.
Salah satu yang dikritik publik Indonesia adalah PSSI sering rekrut naturalisasi dengan posisi bek.
Beberapa netizen ingatkan bahwa Indonesia membutuhkan seorang striker, bukan bek.
“JANGAN BEK TERUS PAK, INDONESIA KRISIS STRIKER,” komen salah satu netizen.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir baru saja mengumumkan satu pemain yang akan dinaturalisasi. Ialah Jay Idzes yang saat ini bermain untuk klub Serie B Italia, Venezia.
Erick Thohir memperkenalkan Jay Idzes lewat unggahan di Instagram beberapa saat lalu. Dalam pernyataannya, bek 23 tahun itu punya komitmen membawa Timnas Indonesia terbang lebih tinggi.
Erick Thohir juga diingatkan bahwa drama sumbang naturalisasi jangan sampai berulang.
“Langkah yang bagus, tapi jangan terlena, janji pak Erick Tohir ini membwa 3-4 pemain diapora grade A. Jangan smpe mandek atau drama2 seperti yg lalu terluang,” komen netizen lainnya.
Erick Thohir membeberkan alasan di balik naturalisasi Jaya Idzes.
Baca Juga: Disiagakan oleh Rusia, Berikut Spesifikasi Rudal Balistik RS-28 Sarmat
Menurutnya pemain berposisi sebagai bek ini kariernya sedang menanjak di Eropa.
Di sisi lain, perjuangan untuk meyakinkan Jay Idzes tidak mudah, sebab sang pemain juga dilirik Timnas Belanda.
Namun akhirnya memilih Timnas Indonesia karena peluang bermain secara reguler lebih terbuka.
Berita Terkait
-
Jelang Hadapi Turkmenistan, Timnas Indonesia Targetkan Perpanjang Rekor Positif
-
Jay Idzes Bisa Ubah Prestasi Timnas Indonesia? Erick Thohir Pede Kasih Analogi Sederhana dan Yakin Itu Bisa Terjadi, Cuma Lihat di Satu Sisi Ini
-
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Matchday Pertama: Turkmenistan Hajar Taiwan 4-0, Irak Bantai Makau 13-0
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA