Pesta pernikahan pasangan pengantin asal Irak pada Selasa (26/9/2023) berujung bencana hingga menelan nyawa ratusan orang. Pasalnya, pesta yang awalnya berjalan meriah itu mendadak mencekam karena insiden kebakaran.
Dua pengantin, Revan dan Haneen selamat dari insiden itu meski kondisi mentalnya terguncang. Keduanya mengatakan bahwa mereka seperti mati rasa.
Sebanyak 15 anggota keluarga Revan dan 10 kerabat Haneen, termasuk sang ibu dan saudara laki-lakinya, tewas akibat kebakaran tersebut.
Sementara itu, ayah Haneen sedang dalam kondisi kritis dan kini dirawat di rumah sakit.
Kini, mempelai tidak bisa tinggal di kampung halamannya yang terletak di kawasan Qaraqosh Provinsi Nineveh.
"Setiap kali kami mencoba bahagia, sesuatu yang tragis terjadi pada kami dan menghancurkan kebahagiaan tersebut. Jadi, yang terbaik bagi kami adalah pergi," kata Ravem, dikutip dari Sky News pada Senin (2/10/2023).
"Memang benar kami duduk di depan kalian dalam keadaan hidup. Namun di dalam diri kami, mati mati. Kami mati rasa. Di dalam kami sudah mati."
Sebagai informasi, pernikahan digelar secara meriah dan mewah di Al Haytham Wedding Hall. Sekitar seribu tamu hadir pada malam itu.
Sebanyak 120 orang tewas dan 150 mengalami luka bakar. Sebagian besar menderita luka bakar total dan lainnya 50% hingga 60%.
Baca Juga: Polisi Cari Rombongan Mobil Mewah Alphard-Mercy Lawan Arah di Tol Depok-Antasari
Kronologi kebakaran
Insiden itu bermula dari sejumlah kembang api yang dinyalakan di dalam gedung ketika pengantin sedang berdansa.
Beberapa tamu merasakan ada percikan api jatuh dari atas kepala mereka saat dansa masih berlangsung.
Kobaran api dari atas mulai berjatuhan. Dari video, terlihat salah satu tamu kepalanya ikut terbakar.
Kobaran api itu berasal dari dekorasi langit-langit gedung yang terbakar akibat kembang api.
"Saat dansa, salah satu kembang api mengenai atap. Langit-langit tiba-tiba terbakar dan menyebar ke mana-mana karena semuanya terbuat dari sandwich panel, lembaran vinil, dan kain," jelas seorang saksi mata, dikutip dari BBC.
Berita Terkait
-
Pernikahannya Tewaskan Ratusan Orang, Pengantin di Irak Pilih Keluar Kota: Keputusan Terbaik Untuk Kami
-
Aksi Emak-emak Belanja saat Kebakaran Pasar Leuwiliang Melanda, Kelewat Santuy!
-
Kebakaran Hutan di Gunung Lawu, Petugas Sebut Fokus Pemadaman Berbeda Siang dan Malam
-
Kabut Asap Makin Pekat, Warga Riau Diminta Gunakan Masker
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan