Suara Denpasar – Perseteruan prahara rumah tangga Ambu Anne Ratna Mustika dengan Kang Dedi Mulyadi semakin memanas. Setelah sebelumnya Ambu Anne Ratna sempat menyidir Dedi Mulyadi yang kini masih berstatus suaminya sahnya soal hutang DBH sebesar Rp 28 miliar.
Kini malah Ambu Anne Ratna kembali membuat heboh publik. Lantaran secara diam-diam mengusir Kang Dedi Mulyadi dari Kantor Gedung Kembar.
Kang Dedi Mulyadi mantan Bupati Purwakarta dianggap menempati Gedung Kembar secara illegal oleh istrinya Ambu Anne Ratna yang kala itu meninjau kondisi Gedung Kembar.
“Ini pintu masuk, ini front office dari Gedung Kembar, ceritanya Gedung Kembar ini 4 tahun digunakan secara ilegal tentu saja tidak ada ijin dari Pemerintah Daerah, karena ini aset pemda,” kata Ambu Anne Ratna dikutif dari kanal YouTube miliknya, oleh Suara Denpasar, Selasa (29/11/2022).
“Ya tapi Alhamdulillah hari ini sudah kembali kosong. Kita akan gunakan gedung ini untuk pemerintah daerah terutama ada beberapa OPD yang belum memiliki gedung. Barang-barang baru beberapa hari yang lalu sudah dikembalikan. Tepatnya hari Minggu. Jadi sudah dikosongkan dari hari Minggu kemarin,” sambung Ambu Anne Ratna.
Namun jika mengulik lebih jauh ternyata gedung kembar tersebut adalah kantor kedua dari Kang Dedi Mulyadi yang merupakan suami dari Ambu Anne Ratna.
Sebenarnya Ambu Anne tidak menyebut siapa yang menempati gedung illegal tersebut. Tetapi publik terutama masyarakat Purwakarta sudah tahu siapa yang biasa berkantor di gedung kembar itu dia adalah Kang Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi sejatinya masih memiliki sejumlah barang dan perabotan di gedung Kembar. Namun sejak Minggu semua perabotan dan barang-barang milik Kang Dedi Mulyadi sudah diangkut ke Subang.
Kang Dedi Mulyadi seoalah diusir dari tempatnyanya, dari kantornya dan dari Purwakarta yang dia bangun dengan jeripayah.
Sekedar diketahui, Gedung Kembar itu adalah sisa atau warisan kolonial Belanda yang disulap oleh Dedi Mulyadi menjadi gedung bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan yang datang ke Kabupaten Purwakarta.
Kang Dedi Mulyadi meresmikan gedung kembar sebagai warisan kolonial. Yang disulap antik dan disulap diorama sebagai museum digital. Kemudian menjadi kantor kedua Dedi Mulyadi selain di Pemda Purwakarta saat menjabat sebagai Bupati kala itu.
Bahkan saat menjadi anggota DPR RI saat ini, Kang Dedi masih menyempat singgah untuk membahas banyak hal program-progarm dan menyerap aspirasi masyarakat Purwakarta. Maka tidak heran banyak barang-barang dari Dedi Mulyadi yang ditempatkan di Gedung Kembar. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal