Suara Denpasar - Ceplukan atau Ciplukan (Physalis) adalah nama buah kecil, yang ketika masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan berbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet (Sd.).
Buah ceplukan sering ditemui di kebun dan tumbuh di antara gulma siapa nyana tumbuhan ini kaya manfaat. Ciplukan, kadang ditemukan tumbuh sendiri di dalam pot. Kala ada mengalami ini, lebih baik pindahkan ke dalam pot tersendiri.
Ciplukan mudah ditemui, dari Aceh hingga Papua. Di Aceh disebut trueng kachueng, cecendes atau cecenetan menurut orang Sunda. Nyornyoran, menurut orang Madura, dan lapunonat di Seram. Di Bali disebut keceplokan, dededes menurut orang Sasak, leletokan di Minahasa, boba kalau di Maluku, dagameme di Ternate, dan kopo-kopo kata orang Makassar.
Kaya manfaat
Secara tradisional ciplukan sudah lama sebagai tanaman obat di nusantara. Bukan hanya buah yang bermanfaat, mulai akar, batang, hingga daun. Beberapa penelitian menunjukkan, bagian-bagian tanaman ini berpotensi jadi obat untuk memperkuat daya tahan tubuh dan memerangi berbagai penyakit.
Kini buah ceplukkan banyak dicari karena harganya selangit. Di Brunei sebiji buah ceplukan bisa dihargai Rp10 ribu. Sementara di mall yang ada di kota Jakarta sekilonya mencapai Rp500 ribu.
Berikut adalah Manfaat Buah Ceplukan untuk kesehatan:
1. Diabetes Mellitus
Ambil pohon ceplukan yang sudah berbuah cabut sampai akarnya, cuci bersih, layukan, setelah layu kemudian rebus dengan air 3 gelas hingga airnya tinggal 1 gelas dan diminum 1 x sehari.
Baca Juga: Ini 5 Desa Terbaik di Indonesia, Ada yang Diakui UNESCO
2. Sakit Paru-paru, Batuk rejan, Bronchitis, Gondongan, Pembengkakan Buah Pelir.
Ambillah pohon ceplukan lengkap dari pohon, buah, daun, batang dan akarnya, cuci hingga bersih, rebus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih, saring, minum 3 x sehari 1 gelas setiap kali minum.
3. Ayan
Ambil 8-10 butir buah ceplukan yang sudah masak. Dimakan setiap hari secara rutin.
4. Borok
ambil satu genggam daun ceplukan ditambah 2 sendok makan air kapur sirih, tumbuk sampai halus, kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak