Suara Denpasar - Mantan pesepakbola, Pele hingga akhir hayatnya merupakan satu-satunya pemain yang berhasil memenangi Piala Dunia sebanyak tiga kali.
Namun, hingga ia tutup usia, Pele belum pernah sama sekali memenangkan penghargaan bergengsi Ballon d'Or.
Padahal Pele berhasil membawa Brasil kampiun Piala Dunia di tahun 1958, 1962, dan 1970.
Setidaknya, jika tidak memenangkannya, Pele sudah sewajarnya masuk dalam nominasi pemenang di tahun tersebut.
Ternyata alasan di balik itu semua adalah sebelum 1995, pemain yang masuk dalam penilaian peraih Ballon d'Or hanya pemain kelahiran Eropa.
Hal ini juga yang membuat legenda sekelas Diego Maradona tidak pernah memenangi penghargaan tersebut meski kariernya begitu melesat di Eropa bersama Napoli dan mampu membawa Argentina juara Piala Dunia di tahun 1986.
Baru mulai tahun 1995, France Football mengubah kriteria penilaian dan turut menilai pemain asal manapun yang berkiprah di Eropa.
Di tahun 2007, kriteria calon pemenang Ballon d'Or kembali diubah.
Seluruh pemain yang tidak bermain di Eropa pun berhak menjadi kandidat jika memang mampu mencatatkan prestasi gemilang bersama klub atau negara selama tahun penilaian.
Baca Juga: Demi Pele, Brazil Berkabung Nasional Tiga Hari
Seperti dikutip FourFourTwo, di perayaan 60 tahun penganugerahan Ballon d'Or pada 2015 lalu, France Football menyebut jika kriteria penilaian saat ini telah dilakukan pada saat Pele masih aktif bermain, maka legenda Brasil tersebut dapat memenangkannya hingga tujuh kali, yaitu pada tahun 1958, 1959, 1960, 1961, 1963, 1964, dan 1970.
Selamat jalan legenda.
Sepakbola adalah Pele. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ini Penampakan Dua Bus TransJakarta yang Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Celengan Ramadan: Menanam Disiplin Finansial Sejak Dini
-
Update 32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Februari 2026: Ada Pele, Al Jaber, dan Noor Gratis
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Awas! Kaspersky Temukan Situs Weverse Palsu Incar Fans BTS Arirang Tour
-
Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
98 Ribu Guru Madrasah Ikut PPG, Kemenag: Jika Lulus, Bisa Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris