Suara Denpasar – PSIS Semarang hari ini (27/1) resmi melepas penjaga gawang Wahyu Tri Nugroho dan dua pemain lainnya yakni Guntur Triaji, dan Andreas Ado.
Salah satu yang menjadi sorotan ialah dilepasnya Wahyu Tri Nugroho, fans PSIS Semarang pun cukup menyayangkan kepergian eks kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2012 silam.
Wahyu memang tak dimainkan dalam dua laga terakhir PSIS di Liga 1, pelatih Mahesa Jenar lebih mempercayakan pos penjaga gawang pada anak didik Shin Tae yong di Timnas Indonesia, Adi Satryo.
Bahkan dua penampilan Adi pun dinilai cukup memuaskan di bawah mistar PSIS.
“Adi Satryo berhasil debut dengan cukup baik. Diturunkan oleh tim pelatih pada laga lawan Rans Nusantara dan Arema FC, pemain berusia 21 tahun ini berhasil catatkan dua kali clean sheet,” tulis laman resmi PSIS.
Namun meski begitu berakhirnya kerjasama antara Wahyu Tri Nugroho dan PSIS bukan karena tergeser oleh Adi Satryo, melainkan karena faktor usia.
“Ada beberapa alasan seperti Wahyu Tri yang mundur karena fokus dalam karir kepelatihan di usianya yang tak lagi muda,” jelas CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, melalui website resmi PSIS.co.id.
Padahal saat direkrutnya eks kiper Persiba Bantul tersebut diharapkan mampu berbagi pengalaman dengan pemain muda lainnya di PSIS.
“Saya harap pengalamannya bisa menular ke kiper muda lainnya,” ungkap Yoyok dikutip dari ANTARA (15/7/2022).
Baca Juga: Rumahnya Dilempar Sekarung Ular Jelang Kunjungan Anies, Wahidin Halim: Politik Tidak Beradab
Akan tetapi justru di bursa transfer paruh musim ini, Wahyu Tri secara mengejutkan meninggalkan tim kebangaan Snex dan Panser Biru itu.
Sontak perpisahan Wahyu Tri dan PSIS menimbulkan reaksi di kolom komentar unggahan klub.
“Jujur kiper masih butuh figure seperti WTN,” tulis @agus_kenthoezz
“Kalau ini bisa keputusan yg blunder,” timpal @iqusab78.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali