Suara Denpasar - Tampaknya Nikita Mirzani masih menyimpan dendam dengan Dito Mahendra.
Buktinya, dia akhirnya menyebar perlakuan oknum polisi yang melakukan penggerebekan di kediamannya atas laporan Dito Mahendra terkait kasus Undang-Undang (UU) ITE.
Lewat akun media sosialnya, Nikita Mirzani pun memposting beberapa video dari rekaman ponsel maupun CCTV di kediamannya.
Saat aparat dari Polres Serang melakukan penggerebekan, dirinya kebetulan tak ada di rumah karena ke rumah sakit.
"Ini kelakuan oknum @polresta.serang.kota gerebek rumah saya di siang bolong saya saat tidak ada di rumah," begitu tulis akun @nikitamirzanimawardi_172 dikutip denpasar.suara.com, Minggu 9 April 2023.
Saat itu, di rumah hanya ada anak-anaknya, adik, dan aisstej rumah tangga. Ketika itu petugas datang untuk mengambil ipad yang akan dijadikan barang bukti.
Namun, petugas ketika itu tidak sopan dan terkesan arogan. "Ini kelakuan oknum @polresta.serang.kota gerebek rumah saya di siang bolong saya saat tidak ada di rumah.
Waktu sedang gencar-gencarnya kasus saya dengan dito mafia bedebah. Orang di rumah saya diperlakukan seperti orang tidak punya harga diri.
Saya diperlakukan seperti teroris & bandar narkoba, Padahal ini kasus ITE karena kasus ini titipan dan atensi jadinya lebay," sengit dia.
Baca Juga: Breaking News! Lagi Bunting, Denise Chariesta Ngambek, Pilih Minggat?
Dia makin berang ketika seorang Polwan mendorong Loly, anak perempuannya. "Gue tau gimana cara balas dendam yang lebih sakit dari yang mereka lakukan.
Nindy & dito udah dikit lagi masuk bui. Setelah itu orang-orang yang ada di video ini tunggu giliran.
Inget yah @polresta.serang.kota khusus nya yang datang ke Rumah gue & nangkep gue Di Sency kalian juga musuh gue. Anak-anak gue trauma. Kalian tau gak woy," ancam dia.
Atas beredarnya video itu, warganet banyak yang mendukung langkah dari Nyai, panggilan akrab Nikita Mirzani.
Bahkan tak sedikit yang memuji keberanian Loly, putri sulung artis seksi itu yang melindungi adik-adiknya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Bakal Heboh di Akhir Bulan Ini! Demon Slayer hingga Bloody Smart Siap Tayang di OTT CATCHPLAY+