/
Rabu, 28 Juni 2023 | 17:53 WIB
ilustrasi hewan kurban Idul Adha (freepik)

Suara Denpasar- Simak doa menyembelih hewan kurban  di Hari Raya Idul Adha dan adabnya sesuai dengan anjuran yang akan diberikan dalam ulasan di bawah ini.

Adapun bagi seseorang yang hendak menyembelih hewan qurban dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu. Dikutip dari laman resmi NU online, doa ini penting dibaca dengan harapan Allah menerima ibadah qurban.

Doa menyembelih hewan kurban dibedakan menjadi dua yakni untuk diri sendiri da orang lain. Berikut bacaan doanya seperti yang dikutip dari laman NU Online:

Doa Menyembelih Hewan Kurban Sendiri

Bacaan Arab:

Bacaan Latin:

Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.

Artinya:

Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub.

Baca Juga: Puji Kualitas Asnawi Mangkualam, Pelatih Jeonnam Dragons Sebut Setara Legenda Manchester United?

Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain

Pada doa menyembelih hewan kurban pribadi yang disebut diri sendiri. Sedangkan pada doa menyembelih hewan kurban orang lain, yang disebut adalah nama dari pemilik hewan kurban tersebut.

Bacaan Arab:

(....)

Bacaan Latin:

Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min ... (ucapkan nama pemilik hewan kurban).

Artinya:

Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (nama pemilik hewan kurban).

Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk 7 Orang

Doa menyembelih hewan kurban untuk 7 orang dibaca saat akan menyembelih sapi atau kerbau. Berikut ini doanya.

Bacaan Arab:

...

Bacaan Latin:

Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ke-7 pemilik hewan kurban) ya karim.

Artinya:

Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.

Adab Menyembelih Hewan Kurban

·   Diutamakan yang menyembelih adalah orang berkurban. Namun jika belum bisa, maka boleh diwakilkan kepada orang lain dan ia turut menyaksikan penyembelihan tersebut.

·   Menggunakan pisau paling tajam.

·   Tidak mengasah pisau di depan atau sekitar hewan yang akan disembelih.

·  Menghadap kiblat, membaringkan hewan di atas lambung sebelah kiri, dan posisi kepala hewan berada di selatan, kaki di barat serta leher menghadap kiblat.

·  Kaki penyembelih diletakkan di leher hewan yang akan disembelih.

·  Menyembelih dengan cepat agar lekas mati.

·  Pastikan bahwa tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat leher telah terpotong.

·  Beberapa ulama menganjurkan agar membiarkan kaki kanan hewan kurban bergerak, sehingga lekas mati.

·  Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan benar-benar sudah mati.

·  Menyelaraskan nafas orang yang menyembelih dengan nafas hewan yang akan disembelih, dengan cara tangan kiri penyembelih memegang leher bagian atas dan di bawah rahang.

·  Menyembelih saat hewan mengeluarkan napas, jangan saat menarik napas.

·   Saat memotong hewan, penyembelih harus menahan napas.

·  Saat menyembelih, pisau diarahkan dari atas ke bawah, tidak melepas pisau dari leher hewan sebelum hewan benar-benar mati.

·  Tunggu hewan yang telah disembelih sampai tidak bergerak baru kemudian dilakukan proses pengulitan dan pemotongan daging. (Rizal/*)


 
 

Load More