Suara Denpasar - Beberapa waktu lalu, telah digelar laga kontra Indonesia vs Argentina. Pertandingan ini pun sukses mencuri perhatian dunia.
Pada laga pertandingan Indonesia melawan Argentina, banyak pemain muda yang diturunkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Sehingga, permainan mereka pun tak luput dari sorotan pecinta bola di berbagai belahan dunia.
Hingga saat ini, euforia laga Indonesia melawan Argentina itu pun masih menjadi perbincangan hangat, khususnya permainan hingga potensi serta kemampuan bermain bola pemain muda timnas Garuda.
Tak tanggung-tanggung, empat nama pemain muda timnas Indonesia bahkan digadang-gadang sebagai pemain bola yang perlu diwaspadai. Adapun empat pemain muda timnas Garuda yang dimaksud adalah Ivar Jenner, Elkan Baggot, Rafael Struick, dan Justin Hubner.
Dilihat dari akun Instagram @risingballers, baik, Ivar, Elkan, Rafael, maupun Justin dinilai sebagai pemain muda timnas Indonesia yang memiliki kemampuan hebat dalam menggocek bola hingga disebut-sebut sebagai pemain yang perlu diwaspadai.
Kemampuan Ivar, Elkan, Rafael, serta Justin dalam menggocek si kulit bundar memang tak perlu diragukan lagi. Hal ini bisa dilihat dari keempatnya yang sama-sama memiliki kesempatan bermain bersama klub bola di Eropa.
"Kami memilih 4 baller muda Indonesia yang harus diwaspadai & dikenal… Senang melihat mereka mendapat kesempatan di Eropa," bunyi caption unggahan Rising Ballers dalam bahasa Inggris, dilihat Sabtu (1/7/2023).
Tak cuma itu, Indonesia juga disebut sebagai negara yang saat ini tengah bangkit, khususnya dalam dunia sepak bola. Di sisi lain, tak dipungkiri di luaran sana terdapat banyak talenta yang dimiliki para pemain muda.
"Jumlah bakat di luar sana benar-benar gila & Indonesia adalah salah satu negara paling menarik yang sedang bangkit," lanjut Rising Ballers.
Baca Juga: Konsisten Tolak Timnas Israel, Gubernur Bali Wayan Koster Dukung Piala Dunia U-17
Pergerakan sepak bola di Asia Tenggara sendiri juga ikut menjadi sorotan dunia. Dimana, dunia sepak bola di Asia Tenggara saat ini dinilai semakin populer dan sangat besar.
"Aku tidak bisa berbohong… Adegan sepak bola di Asia Tenggara sangat besar dan masih semakin populer setiap tahun, " ujar Rising Baller. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Bek Ipswich Town Elkan Baggott Ungkap Alasan Pilih Bela Timnas Indonesia, Saddil Ramdani Kena Colek
-
Reaksi Kaget Elkan Baggott Dimintai Jersey Bek Timnas Argentina Cristian Romero
-
Indonesia Kalah 0-2, Kerjasama Elkan Baggott dan eks PSIS Semarang Nyaris Bobol Gawang Argentina
-
CEK FAKTA: Wilujeng Sumping! Dikontrak 2 Tahun, Elkan Baggot Resmi Merapat ke Persib Bandung?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
Serang Pemain Muda, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Bikin Heboh di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
Lantik 2 Pejabat Pemprov Riau, SF Hariyanto: Tak Bisa Kerja, Ganti!
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Arsip Perpustakaan yang Tak Ingin Ditemukan
-
Review Film Ahlan Singapore yang Tayang Hari Ini: Visual Indah Tersandung Premis Sinetron
-
Toko Pensil yang Menggambar Masa Depan
-
5 Fakta Kejari Geledah Kantor Dispora Malang, Bongkar Korupsi Dana Hibah KONI Rp 2,5 Miliar
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif