Suara Denpasar - Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali mengalami kekosongan kepemimpinan. Pasalnya Bawaslu RI terus menunda pengumuman nama-nama komisioner terpilih untuk masa jabatan 2023-2028.
Padahal masa jabatan komisioner Bawaslu kabupaten/kota periode 2018-2023 telah berakhir pada 14 Agustus 2023. Hal itu membuat kepemimpinan Bawaslu Kabupaten/kota se-Bali vacum.
Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Putu Agus Tirta Suguna mengatakan untuk mengatasi kekosongan tersebut, Bawaslu Bali telah mengambil alih kepemimpinan sementara.
"Merujuk pada surat dari Bawaslu RI, maka kami Bawaslu Provinsi ditugaskan untuk mengambilalih kewenangan pimpinan sementara di sembilan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali," jelas Putu Agus Tirta Suguna, saat ditemui media di kantor Bawaslu Bali, di Jalan Moh Yamin, Renon, Denpasar, pada Rabu (16/8/2023).
Putu Agus menjelaskan untuk mempermudah kerja, dia dan komisioner Bawaslu Bali lainnya sudah membentuk tim koordinasi. Setiap Bawaslu Kabupaten/Kota masing-masing memiliki koordinator.
"Nantinya koordinator itu terdiri dari lima anggota komisioner Bawaslu Provinsi, yang membagi tugas untuk saling mengkoordinasi dengan Korsek masing-masing dan mensupervisi jika misalnya terjadi sengketa terkait pengawasan kepemiluan," kata dia.
Putu Agus sendiri belum mengetahui kapan akan diumumkan nama-nama komisioner Bawaslu Kabupaten/kota tersebut. Padahal jika mengacu pada jadwal sebelumnya mestinya Bawaslu RI sudah mengumumkan pada 12 Agustus 2023 lalu.
Namun Bawaslu RI kemudian mengeluarkan Surat Edaran untuk menunda pengumuman Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota terpilih menjadi tanggal 16-20 Agustus 2023.
Saat ini pun Bawaslu RI belum juga mengumumkan nama-nama komisioner Bawaslu Kabupaten/kota. Karena itu Putu Agus berharap Bawaslu RI segera mengumumkan, sebab tahapan pemilu sudah semakin ketat menuju pemilu 2024.
Baca Juga: Projo Bali Usul Prabowo-Ganjar, Wayan Koster: Terserah Ibu Mega
"Kami berharap semoga secepatnya di kisaran tanggal 18-20 Agustus nanti nama-nama komisioner Bawaslu kabupaten/kota bisa diumumkan dan langsung dilantik. Karena akan memudahkan kinerja kami dalam pengawasan pemilu," tandasnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Wayan Koster Sempat Berminat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Erick Thohir: Nanti Jadi Bumerang
-
Link Live Streaming Pertandingan Bali United vs Lee Man FC Kualifikasi Liga Champions Asia Musim 2023-2024
-
Kontra Lee Man FC Kualifikasi Liga Champions Asia, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Beberkan Cuaca di Hongkong
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove