Suara Denpasar - Menkopolhukam Mahfud MD kembali menjadi sorotan dalam bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo.
Kabar santer beredar Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan lebih sreg dengan politisi sekaligus akademisi asal Madura, Jawa Timur, tersebut untuk mendampingi Ganjar dalam Pilpres 2024 nanti.
Seperti yang diungkap dalam akun TikTok @Jerfryroy10 yang dikutip denpasar.suara.com, Jumat (18/8/2023) berjudul "Benarkah Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar".
Dalam narasi di video tersebut diungkapkan nilai plus memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden pendamping Ganjar. Di mana, Mahfud MD adalah seorang politisi dan aktif di media sosial.
Dia dinilai paham cara berkomunikasi yang baik kepada masyarakat dan publik Indonesia. "Ini juga sebuah upaya untuk membangun koalisi yang kuat. Gabungan Ganjar dan Mahfud diharapkan bisa memperkuat koalisi," kata narator.
Selain itu, Mahfud MD juga memiliki integritas yang bagus dan juga pengalaman dalam bidang hukum yang tentu akan menjaga kredibilitas pemerintah.
Di sisi lain, Mahfud MD juga tidak teralifiasi ke partai politik mana pun. Sehingga, memberikan peluang bagi pemilih yang melihat independensi calon akan memilih paket Ganjar-Mahfud MD.
"Keputusan Megawati Soekarnoputri juga bisa dilihat sebagai strategi membangun basis partai dan memperluas pengaruh di tingkat nasional," tukas narator.
Namun, sampai 18 Agustus 2023 sendiri belum ada pengumuman calon wakil presiden yang disampaikan oleh Megawati. Bisa dikatakan, video dan narasi yang dibangun adalah kabar sumir atau hoax semata. ***
Baca Juga: Bertemu di Bali, Ariel Noah dan Luna Maya Joged Mesra
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi