Suara Denpasar - Hokky Caraka, striker muda yang mengenakan nomor punggung 80 di tim PSS Sleman, bermain baik saat mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk tampil sebagai pemain inti dalam tiga pertandingan berturut-turut.
Dalam usianya yang baru 19 tahun, Hokky mengungkapkan bahwa dukungan dari keluarga serta motivasi yang datang dari mereka adalah resep kunci untuk menjaga penampilannya tetap konsisten dan memikat.
Pelatih PSS, Marian Mihail, telah memberikan kesempatan bermain yang cukup banyak kepada Hokky Caraka dalam tiga pertandingan terakhir.
Dimulai dari laga melawan Persikabo 1973 di Bekasi yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk PSS, di mana Hokky berhasil mencetak satu gol, ia bermain selama 65 menit.
Kemudian, dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Sleman, Hokky bermain sepanjang 87 menit. Tak kalah penting, saat PSS berhasil meraih kemenangan 2-3 atas Persita di Tangerang, Hokky bermain penuh selama 90 menit.
Prestasi Hokky ini juga memiliki dampak positif terhadap pemain asing Yevhen Bokhashvili, yang pada beberapa pertandingan harus rela duduk di bangku cadangan.
“Bermain sejak menit-menit awal saya akui agak grogi karena musim kemarin jarang mendapatkan menit bermain. Selain itu, saya juga mendapatkan dukungan dari teman-teman satu tim, ofisial serta manajer tim dan staf pelatih. Makanya, saya menjadi lebih percaya diri dan tidak lupa saya harus tetap bekerja keras agar tetap bermain sampai akhir musim,” ungkap Hokky dikutip dari laman Liga Indonesia Baru (23/8/2023).
Hokky mengakui bahwa rasa percaya dirinya berasal dari keluarga terdekatnya, terutama orang tua.
“Biasanya, sebelum pertandingan saya telepon orangtua serta pacar saya. Kemudian, kami bersama berdoa untuk memohon diberikan kelancaran dalam pertandingan. Karena itulah muncul rasa percaya diri saya dan bertambah karena support system-nya makin kencang,” tambahnya.
Baca Juga: 20 Pemain Timnas U-22 Diboyong untuk SEA Games 2023, Hokky Caraka Menghilang, Ini Kata Indra Sjafri
Meskipun merasa bangga atas pencapaiannya, Hokky tetap rendah hati dan mengakui bahwa ia masih memiliki jarak yang cukup untuk menyamai kontribusi pemain senior seperti Kim Kurniawan, Ricky Cawor, dan Jihad Ayoub dalam tim PSS. Dia bertekad untuk terus bekerja keras demi menyamai prestasi mereka.
Bagi Hokky, kinerja gemilang dalam pertandingan dan konsistensi tak terlepas dari latihan yang rajin. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
4 Petani Muba Jadi Tersangka, Koalisi Tuding Ada Mafia Tanah di Balik Sengketa 121 Hektare
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran