Suara Denpasar - Masa jabatan Made Mahayastra sebagai Bupati Gianyar telah berakhir pada hari ini, Rabu (20/8/2023).
Untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Gianyar, Mendagri menunjuk Kepala Dinas Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali I Dewa Tegel Wirasa sebagai Penjabat (Pj) Bupati Gianyar.
Acara serah terima jabatan dilakukan di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali oleh Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.
Ketika ditanya terkait perasaannya usai menjadi Bupati Gianyar periode 2018-2023, Made Mahayastra mengatakan sangat plong. Dia menyebut sebagai hari yang sangat indah.
Hal itu karena dia mengaku selama menjadi Bupati Gianyar selalu dihadapkan dengan persoalan yang pelik. Katanya tidak mudah karena persoalan itu datang bisa bersamaan, namun karena tanggungjawab sebagai Bupati, harus diselesaikan.
"Hari ini terasa indah sekali karena sudah lepas dari tanggungjawab dan mudah-mudahan Pj bisa melakukan lebih baik lagi," ucap Made Mahayastra kepada wartawan.
Namun begitu, Made Mahayastra mengaku akan bertarung lagi dengan tetap menggandeng Anak Agung Gde Mayun sebagai wakil pada pemilu 2024. Karena menurutnya Bupati yang sukses adalah yang dua periode.
"Harus maju, kalau tidak dua periode tidak sukses. Bupati yang sukses dua periode," ungkap ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar itu.
Apalagi kata dia, menurut survey rata-rata masyarakat Gianyar puas dengan kepemimpinan dia dan Anak Agung Gde Mayun.
Baca Juga: Sekda Bali Pastikan Kebijakan Peninggalan Wayan Koster Tetap Aman
"Astungkara masyarakat Gianyar senang dari survei yang kita lakukan tingkat kepuasan cukup tinggi. Tentu kami senang dan kami bersyukur," tutupnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Terkenal di Dunia, Ternyata Kualitas Udara di Ubud, Sempat Masuk Peringkat 5 Terburuk, Bupati Gianyar Akan Lakukan Hal Ini
-
Wow! Pemkab Gianyar Kucurkan Lebih Dari 70 Miliar Untuk Bangun Mall Pelayanan Publik, Begini Kata Bupati Mahayastra
-
KADIN Indonesia Apresiasi Desa Sidan Gianyar Bali karena Kelola Kelompok Tani Pola Organik dan Sistem Subak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional