Suara Denpasar - Arema FC meraih kemenangan atas PSS Sleman dengan skor 2-1. Namun, kemenangan ini juga menjadi pengingat bagi semua orang tentang tragedi Kanjuruhan yang terjadi satu tahun lalu pada 1 Oktober 2022.
Seperti diketahui, akibat Tragedi Kanjuruhan sebanyak 135 nyawa melayang usai pertandingan mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya.
Sebagai bagian dari upaya untuk menghormati dan mengenang korban-korban tragis ini, Arema FC mencoba memberikan persembahan terbaik kepada para pendukung setianya.
Kemenangan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi semua orang tentang pentingnya menghargai nyawa manusia dan menjaga keselamatan dalam setiap pertandingan sepak bola.
Sebelum pertandingan melawan PSS Sleman, striker Arema FC, Gustavo Almeida, telah berbicara mengenai tragedi Kanjuruhan.
Dia mengungkapkan rasa penyesalannya atas tragedi tersebut, namun juga menekankan pentingnya tidak membiarkan tragedi itu menghentikan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, cara terbaik untuk mengenang korban adalah dengan meraih kemenangan.
“Kami menyesali tragedi itu tapi jangan sampai mempengaruhi perjalanan untuk masa depan. Kami tahu cara terbaik mengingat tragedy itu adalah dengan menang. Saya harap bisa menang (lawan PSS Sleman),” kata Gustavo Almeida sebelum pertandingan lawan PSS Sleman dikutip dari Antara News (30/9/2023).
Di tengah kegembiraan atas kemenangan tim kesayangan mereka, beberapa netizen tetap mengingatkan akan korban tragis Kanjuruhan.
Mereka mengungkapkan pertanyaan moral tentang apakah kemenangan sepak bola benar-benar sebanding dengan kehilangan 135 nyawa pada kolom komentar akun Instagram @aremaofficial.
“Apa kemenangan ini sebanding keadilan 135+ nyawa saudara kami???” ujar akun IG @footballterror_indo.
“Alhamdulillah terimakasih 3 poin nya Arema. Al Fatihah untuk korban Tragedi Kanjuruhan,” komentar akun IG @storyaremanita.
“Sepakbola Indonesia akan baik baik saja tanpa Arema, faktanya 135 jiwa melayang sia-sia #salamsakitjiwa,” ujar akun IG @ekochenko.
Pesan-pesan yang disampaikan oleh netizen ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menghormati dan menghargai kehidupan manusia di atas segalanya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
7 Keuntungan Membeli Samsung S26 Bergaransi Resmi di Blibli
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Jadwal Imsak & Salat Palembang 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Waktu Sahur dan Magrib
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Bandar Lampung 26 Februari 2026 Hari Ini
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate