Suara Denpasar - Pada tanggal 7 Oktober 2023, dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, David Da Silva mencetak gol yang tidak hanya menghancurkan harapan Persebaya Surabaya meraih kemenangan kandang, tetapi juga menyorot perubahan peran dan gaya permainannya dalam beberapa tahun terakhir.
Meskipun hasil akhir pertandingan berakhir dengan kemenangan Persib Bandung dengan skor 3-2, perhatian terfokus pada peran penting David Da Silva dalam perubahan permainannya dari masa di Persebaya hingga saat ini bersama Persib.
Saat masih bermain untuk Persebaya, David Da Silva adalah seorang penyerang tipe "poacher," yang sering turun ke belakang untuk mencari peluang secara individu. Namun, seiring berjalannya waktu, terutama sejak tahun 2018 hingga 2019, terlihat transformasi signifikan dalam gaya bermainnya.
Sebuah komentar menarik dari akun Twitter @bonekNetijen menggambarkan perubahan ini.
"Itulah bedanya David Da Silva medio 2018-2019 dengan sekarang, dulu sering turun ke belakang solo run... Sekarang lebih bermain dengan positioning, tidak banyak menggenggam bola begitu mendapat peluang menjadi gol... dari poacher striker menjadi 'fox in the box'."
Dengan kata lain, David Da Silva telah berubah menjadi pemain yang lebih fokus pada posisi dan pemahaman tentang tempat yang tepat untuk mencetak gol. Dalam pertandingan melawan Persebaya, dia berhasil mencetak dua gol, menunjukkan kemampuannya untuk memanfaatkan peluang dengan baik, seperti seorang "fox in the box," atau pemain yang cerdik dalam mengeksploitasi area berbahaya lawan.(*/Rizal
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik