Suara Denpasar – Wiljan Pluim secara resmi telah hengkang dari PSM Makassar. Klub berjuluk Juku Eja ini kemudian mengumumkan akan melarang para pemainnya menggunakan hal ini yang mengundang berbagai komentar dari para suporternya.
Dilansir Suara Denpasar di laman resmi psmmakassar.co.id, PSM Makassar mengumumkan bahwa Wiljan Pluim telah menyepakati untuk mengakhiri kerja samanya dengan skuad Juku Eja.
“Setelah melalui proses diskusi panjang, PSM Makassar dan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama setelah lebih dari 7 tahun kebersamaan. Kedua pihak menyadari betul bahwa walau berat, pada akhirnya perpisahan adalah sesuatu yang tak bisa terhindarkan,” tulis PSM.
PSM Makassar juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya terhadap dedikasi Wiljan Pluim terhadap klub.
“Atas nama keluarga besar PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pluim untuk segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama 7 tahun 2 bulan,” tambah PSM di laman resminya.
Wiljan Pluim sendiri pertama kali membela PSM pada 2016 silam. Sepanjang permainannya di lapangan hijau, Pluim tercatat menjadi pemain asing terlama yang membela Juku Eja serta memiliki kualitas yang sangat baik dalam mendorong kemajuan tim.
Kepergian Wiljan “Tetta” Pluim ini sangat disayangkan para suporter. Terlebih, hengkang Pluim menyisakan sejumlah spekulasi liar yang menyebut pemain berdarah Belanda ini sengaja diputus kontrak di samping kontraknya yang menyisakan satu tahun lagi.
Selain itu, kepergian Wiljan Pluim disebut-sebut didasari permasalahan dengan manajemen ditambah gaji yang tak kunjung dibayarkan.
Kendati demikian, rumor tersebut belum sepenuhnya bisa dibenarkan, sebab manajemen PSM menilai performa Pluim saat ini tengah menurun sehingga klub memutuskan mencari tenaga yang baru dan lebih baik lagi.
Baca Juga: PSM Makassar Tak Perpanjang Kontrak, Wiljan Pluim Terima Pinangan Borneo FC
Tak lama setelah kepergian Pluim, suporter dibuat meradang lagi usai PSM Makassar memberikan pengumuman yang akan melarang para pemainnya menggunakan hal tertentu. Lantas, apa larangan yang akan diterapkan PSM Makassar ini?
PSM Makassar Larang Pemain Gunakan Ini
Mengutip unggahan di akun instagram resmi @psm_makassar, diketahui bahwa ternyata PSM Makassar mengumumkan para pemainnya dilarang menggunakan nomor punggung yang kerap digunakan Wiljan Pluim saat membela Juku Eja.
Menurut PSM, nomor punggung itu akan didedikasikan khusus untuk mengenang Wiljan Pluim dan mempesiunkan nomor tersebut secara permanen.
Sebelum melarang penggunaan nomor punggung tersebut, PSM sudah terlebih dahulu menetapkan bahwa nomor punggung 12 tidak diperkenankan dikenakan pemain. Sebab nomor 12 ini didedikasikan untuk suporter PSM.
“Selain nomor 12 yang sebelumnya didedikasikan hanya untuk suporter, maka secara resmi hari ini PSM Makassar memutuskan bahwa nomor punggung 80 telah dipensiunkan dan hanya akan dikenang melekat pada satu nama: Willem Jan Pluim!,” jelas PSM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP