Suara Denpasar - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Bali, Romi Yudianto, bersama 15 Kepala Kantor Wilayah dan 15 Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM di seluruh Indonesia dilantik sebagai anggota Majelis Pengawas Wilayah Notaris (MPWN) Periode Tahun 2021 - 2024 dan Pergantian Antar Waktu (PAW) Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) Periode Tahun 2022 - 2025.
Pelantikan ini merupakan salah satu faktor pendorong Indonesia menjadi anggota FATF, yakni pengawasan Notaris. "Peran Kemenkumham dalam melakukan pengawasan Notaris merupakan salah satu faktor pendorong Indonesia menjadi anggota FATF.
Dengan demikian, capaian positif ini harus dipertahankan demi menjaga nama baik bangsa dan negara," kata Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM RI, Cahyo R. Muzar dalam pelantikan di Ballroom Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, Rabu (29/11/2023).
Dia juga menyoroti peran penting Kemenkumham dalam memastikan bahwa Notaris menjalankan profesinya secara berintegritas.
Baik Majelis Pengawas maupun Majelis Kehormatan Notaris memiliki jabatan yang sangat penting dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap notaris.
Menteri Hukum dan HAM telah menggarisbawahi kepentingan peningkatan efektivitas pembinaan dan pengawasan notaris.
Ini karena pengaduan terkait pelanggaran jabatan notaris terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari masyarakat maupun Aparat Penegak Hukum (Apgakum).
"Peran Majelis Pengawas Notaris dalam melakukan pengawasan penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ) oleh Notaris untuk memitigasi risiko Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme (TPPU/TPPT)," tegasnya.
Cahyo memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang selama dua tahun terakhir berhasil melakukan pengawasan dan sosialisasi PMPJ terhadap notaris. Dia menetapkan PMPJ dan BO sebagai Target Kinerja Ditjen AHU di Wilayah.
"Selamat kepada Saudara-saudara yang baru saja dilantik sebagai Majelis Pengawas Notaris dan Majelis Kehormatan Notaris," tandasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Sekretaris Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM, para Kepala Kantor Wilayah, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM. ***
Baca Juga: Disebut Ngawur Berikan Nilai di Ajang Masterchef, Harga Diri Chef Renatta Moeloek Dipertanyakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian