Depok.suara.com, Maraknya pemberitaan masalah tindak asusila yang kerap menimpa santriwati kian menjadi berbagai kalangan, terlebih, dengan adanya kasus tindak asusila yang dilakukan Subchi Azal Tsani alias Bechi anak seorang pengasuh pondok pesantren yang sempat viral baru baru ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber bahwa kasus semacam itu ternyata bukan hal yang baru terjadi.
Fenomena tersebut sudah lama terjadi di lingkungan pesantren dan sudah banyak pelaku yang ditangkap dan diproses hukum.
Kasus tersebut kembali mencuat dan ramai lantaran tindakan Bechi yang dianggap tak kooperatif sehingga membuat polisi melakukan penjemputan paksa dengan mengerahan ratusan personel.
Ditengah ramainya kasus tindakan asusila terbut, ramai di media sosial terkait ceramah Kiai Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha mengenai kiai mencabuli santri.
Menarik nya, dalam sebuah tayangan akun YouTube Santreh Kopengan, Gus Baha menceritakan sering ditanyakan mengenai fenomena tersebut.
Ketika ditanya fenomena itu, jawaban Gus Baha sungguh tidak terduga.Namun tak sampai disitu, Gus Baha lantas membeberkan detail terkait masalah jawabannya itu.
Dalam teyangan tersebut, Ketika ditanya fenomena itu Gus Baha menjawab itu bagus, sontak setelah mendengar hal tersebut para mahasiswa merasa heran dan aneh mengapa Gus Baha malah menjawab bagus.
"Itu bagus kata saya," cerita Gus Baha.
"Itu menunjukkan bahwa Islam itu masih benar. Jadi kekuatan teks samawi itu masih kuat mengalahkan kultus. Harusnya kamu syukur," lanjut Gus Baha.
Lebih lanjut Gus Baha mengatakan, Coba sekarang begini, kiai menghamili santrinya, jatuh apa gak? Jatuh.
Baca Juga: Konawe Utara Waspada Banjir karena Curah Hujan Tinggi Beberapa Hari Terakhir
"Itu masih bagus buat umat Islam karena masih mempercayai teks Qur'an bahwa zina itu haram. Isinya Islam itu kan Quran dan hadis," kata dia lagi.
Justru yang bahaya, lanjut Gus Baha, ketika ada kiai zina, umat Islam malah mengalahkan Qur'an dengan menganggap kejadian seperti itu tidak apa-apa karena dia seorang kiai.
"Cara Quran, orang harus iman ke Quran titik. Ga ada dalam Quran orang itu iman ke kiai. Quran mengatakan zina itu haram, ya sudah, yang melakukan zina, jatuh. Berarti umat Islam masih meyakini teks (Qur'an)," ujarnya.
"Ya soal kita cemas, artinya kita sebagai sama-sama santri, menyayangkan. Tapi jangan kamu pertaruhkan Islam rusak. Islam ga apa-apa, baik-baik saja. Bolak-balik kejadiannya, Islam baik-baik saja," lanjutnya lagi.
Justru, kata Gus Baha, umat islam harus bangga dengan perasaan seperti itu karena masih meyakini Alquran daripada kiainya.
"Justru anda harus bangga terhadap perasaannya umat Islam masih menghormati Quran artinya yakin betul daripada ke kiainya. Yang dosa kan kiainya, umat Islam baik-baik saja. Nyatanya langsung jatuh kiainya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Maraknya Kasus Pelecehan Seksual, Presiden Jokowi Minta Pembinaan di Lembaga Pendidikan Terus Dilakukan
-
7 Manfaat Sayur Rebung yang Kaya Nutrisi
-
Hajab Kali, Seorang Ibu Gunting Kelamin Anak Angkatnya karena Bandel
-
Tembak Mati Yosua di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo, Bharada E Pakai Senjata Jenis Glok 17
-
Konawe Utara Waspada Banjir karena Curah Hujan Tinggi Beberapa Hari Terakhir
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam