/
Senin, 25 Juli 2022 | 13:32 WIB
Ilustrasi: Asam Lambung Naik (Gambar/Darko Djurin/Pixabay)

Depok.suara.com - Gejala asam lambung berlebih sering muncul pada saat malam hari atau sehabis menyantap makanan atau minuman yang banyak mengandung gas. 

Ada beberapa gejala yang dirasakan oleh tubuh ketika gejala asam lambung naik atau berlebih.

Untuk itu selalu siap sedia obat atau cairan yang direkomendasikan oleh dokter untuk meminimalisir gejala yang timbul ketika asam lambung naik.

Diketahui umumnya penderita asam lambung mengalami gejala-gejala yang terasa tidak nyaman seperti:

1.    Kembung.
Kembung yang disebabkan karena naiknya asam lambung akan terasa penuh atau tampak lebih besar dari biasanya. Perut akan terasa kenyang karena asam lambung yang dihasilkan dari gas.

2.    Feses Berdarah atau Hitam.
Feses berwarna hitam bisa menjadi tanda adanya perdarahan (melena) jika disertai dengan gejala lain.

Perdarahan ini bisa terjadi pada saluran cerna bagian atas, yaitu, lambung. Kondisi ini dipicu oleh beragam penyakit, contohnya asam lambung.

3.    Muntah berdarah.
Muntah darah bisa menjadi kondisi darurat medis maupun tidak.

Ada berbagai kemungkinan penyebab muntah darah, mulai dari penyakit maag akut dan asam lambung yang parah, berimbas menjadi muntah darah.

Baca Juga: Fasilitasi Kebutuhan Masyarakat, Kasoem Vision Care Buka Cabang Baru di Cikarang

4.    Bersendawa.
Gastroesophageal reflux disease atau Gerd istilah yang terjadi ketika penyakit asam lambung naik sampai ke kerongkongan (esofagus). 

Akibatnya, penderita akan sering mengalami sendawa dan berujung pada radang tenggorokan.

5.    Disfagia 
Penyebab utama penyakit ini adalah kelainan pada otot dan saraf di daerah tenggorokan atau benda yang menyumbat di daerah kerongkongan. 

Selain itu, beberapa kondisi berikut juga bisa menyebabkan disfagia seperti, naiknya asam lambung sampai ke tenggorokan atau keronggkongan.

Untuk itu disarankan agar penderita disfagia, lebih lama mengunyah makanan sebelum ditelan masuk ke tenggorokan. 

6.    Cegukan 
Cegukan terjadi ketika otot diafragma berkontraksi tanpa disengaja dan secara tiba-tiba. 

Load More