Depok.suara.com, Rumah seorang berinisial S di kawasan Cilodong, Depok digruduk warga lantaran diduga telah melakukan pencurian celana dalam wanita, Kamis (18/18/2022) Sore.
Benar saja, saat digeledah, warga menemukan setumpuk celana dalam di dalam kamar S, jika dihitung jumlah celana dalam tersebut hingga ratusan.
"Ada puluhan pasang celana dalam dan celana pendek wanita telah dicuri pelaku ditaruh dalam tas hitam milik pelaku kamar kontrakan," ujar Ketua RT 01/02, Sukadi, didampingi tokoh masyarakat dan Ketua RW 02, Widodo.
Menurut Sukadi, dirinya banyak menerima laporan dari warga di lingkungannya banyak kasus kehilangan celana dalam perempuan muda yang tengah dijemur.
"Pada dasarnya lingkungan tempat tinggal kita belum pernah ada kejadian pencurian. Tapi dalam waktu dua minggu ini warga banyak mengeluhkan kehilangan celana dalam wanita yang sedang dijemur," katanya.
Kemudian kecurigaan warga mengarah kepada si duda pendatang. Pasalnya kata Sukadi, pada waktu sedang tasyakuran kemerdekaan RI ke 77 ada warga melihat pelaku masuk ke dalam rumah milik N (32) tahun. Mungkin perkiraan pelaku dalam rumah sedang tidak ada orang.
Namun pada saat masuk paksa di dalam rumah sedang ada korban lalu berteriak mengundang warga yang sudah mengetahui identitas pelaku mendatangi ke kontrakan dan mendapatkan pelaku bersama tas ransel hitam berisi penuh dengan celana dalam wanita.
Warga yang geram, lanjut Sukadi, membogem pelaku S hingga bonyok sebelum diserahkan ke Polisi.
"Kita memikirkan pelaku yang menjadi sasaran pelampiasan amarah warga saat diamankan. Dengan bantuan anggota Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat langsung diangkut dibawa ke Polsek Sukmajaya," katanya.
Baca Juga: Seorang Warga Tanjungpinang Jadi CS Judi Online Joyotogel, Raup Untung Ratusan Juta
Terpisah Tokoh Masyarakat sekaligus Ketua DKM Musollah Baiturahman, Djaya Kusuma menambahkan dari introgasi, pelaku pernah mempunyai istri dan memiliki dua anak.
Pelaku menyesal dengan perbuatan mencuri celana dalam wanita rata-rata usia muda. Selain itu karena diduga memiliki kelainan seks, pelaku duda telah berpisah dari istri dan memiliki dua anak
Akibat dari kejadian ini, lanjut S, berdasarkan dari kesepakatan warga, pelaku sudah tidak boleh tinggal atau menetap di lingkungan tersebut.
"Secara tidak langsung kami sebagai pengurus lingkungan atas kesepakatan warga pelaku sudah diusir dari kampung sini. Dan juga sudah kita serahkan semua kepada kepolisian," tambahnya.
Sehari-hari pelaku S ini bekerja sebagai sopir angkutan umum.
"Orangnya bergaul dengan warga, sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot tidak menyangka ada kelainan seks seperti ini senang mengumpulkan celana dalam wanita sebanyak ratusan celana" katanya.
Sementara itu, Kompol M.Meltha Mubarak mengatakan para korban tidak ada yang membuat laporan.
"Perbuatan pelaku dugaan mencuri celana dalam wanita ini tidak ada laporan korban," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Peringati HUT Kemerdekaan,Ratusan Anak Hadiri Beragam Lomba di Cagar Budaya
-
Geger Aksi Maling Celana Dalam Wanita di Depok, Saat Digerebek Barang Bukti yang Ditemukan Menggunung
-
Wow! Mantan Kuli Bangunan Magelang Wakili Jateng Lomba Pijat Tradisional: Target Jadi Ahli Urut Sultan Brunei
-
Konsep Rumah Ini Nyeleneh Abis, Warganet: Irit Batu Bata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabar Gembira Anak Muda Bogor! Eks Gedung Kesenian Cibinong Disulap Jadi Siliwangi Center
-
Monster Hands: Ketika Monster Bawah Tempat Tidur Tak Lagi Menakutkan
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Maulid Nabi 25 Agustus, Apakah Hari Kejepit Senin 24 Agustus Libur?
-
Miraculous Brothers: Thriller Fantasi dengan Jejak Misteri Lintas Waktu
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang
-
Gun-il Bantah Keluar atas Kemauan Sendiri dari Xdinary Heroes dan Agensi
-
Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Dhuha? Simak Penjelasan Lengkapnya