Depok.suara.com - Seorang pengguna kereta rel listrik (KRL) mengisahkan pengalaman kurang menyenangkannya karena dilecehkan di Kereta Api. Dirinya mengunggah pengalaman buruknya ini di akun pribadinya @pudjanggalama.
Dia menyebut dilecehkan dari Stasiun Duri 08.59 WIB. Hal yang mengagetkan adalah pengguna KRL ini dilecehkan oleh sesama lelaki.
“PELECEHAN SEKSUAL TDK MENGENAL GENDER
GUE COWOK, MENGALAMI PELECEHAN DARI SESAMA COWOK,” tulis pemilik akun dalam cuitannya.
Ia pun melanjutkan sempat mengambil foto pelaku pelecehan, meski sempat mengaku mengalami blank.
“Ini foto pelaku yang berhasil gue ambil di tengah momen2 nge-blank yg gue alami,” tulisnya.
Selanjutnya ia pun menuliskan kronologisnya melalui cuitan selanjutnya. Berikut petikan kronologisnya:
1. Gue naik KRL di st Duri, jurusan Angke-Cikarang (5026B-Bekasi Line) jam 8.59.
2. Si **NG**T ini naik dari st Tanah Abang (satu stasiun setelah Duri).
Baca Juga: 12 Contoh Kalimat Simple Past Tense serta Rumusnya di Pelajaran Bahasa Inggris
3. Posisi gue berdiri sambil baca buku. Si **NG**T berdiri di samping gue. Ada jarak sekitar 20cm.
4. Tangan kanan si **NG**T pegangan handgrip, sementara tangan kiri menjuntai ke bawah di samping paha.
5. Sewaktu kereta jalan, tangan kirinya nyenggol area selangkangan gue.
6. Gue pikir wajar karena hentakan dari kereta, badannya jd kegoyang dan ga sengaja kena ke gue.
7. Tapi sepanjang perjalanan Tn Abang - Karet, tangan kirinya ini berkali-kali menghampiri badan gue. Kayak dia berusaha menjangkau dg sengaja. Kalian taulah posisi wajar org berdiri itu kayak gimana. Ini tangannya bergerak jauh ngeraba selangkangan gue!
8. Setelah berkali-kali itulah, gue tau ini ga wajar. Dia bersikap seolah2 tangannya terayun scr tdk sengaja krn turbulensi dari kereta. Masa iya tangan lo jauh bgt ngayunnya, bos??!
9. Gue sempat ngeblank selama beberapa saat. Asli, ini momen yg sulit dijelaskan.
10. Setelah kereta gerak lagi, dia msh ngelakuin yg sama.
11. Gue geplak tangannya pake buku.
12. Dia lgsg angkat tangan kirinya dan pegangan ke handgrip. KALO ELU GA NGAPA2IN TERUS TIBA2 TANGAN LU DIGEPLAK ORANG, NORMALNYA ELU PST GAK TERIMA, KAN? INI DIA DIEM!
13. Kereta berhenti di st BNI City. Gue putuskan buat memfoto pelaku. Dia protes? Enggak! Dia cuma pura2 ngebenerin masker kayak di foto ini. TANGAN LU ABIS DIGAPLOK, TERUS ELU DIFOTO DI DEPAN MUKA, TAPI LU GA PROTES SEDIKIT PUN? Org ga bersalah ga mgkn diem aja diginiin.
Pemilik akun juga menulis bahwa dia butuh keberanian untuk mengambil foto pelaku yang memakai pakaian warna hijau dan merasa bingung harus berbuat apa.
“Sampe skrg msh ga percaya. Gila ya, ternyata urusan pelecehan bukan cuma cewek korbannya, tapi cowok juga. Cewek mgkn ngerasain syok terapi, takut dll. Kalo gue, yg nyisa itu emosi. Kalo aja td gue bisa mikir jernih, gue seret dia keluar. Atau gebukin sampe babak belur,” tulisnya dalam cuitan terakhir tentang kisan dugaan pelecehan ini.
Postingan ini pun mendapat ratusan retweet dan beragam komentar.
“Halo, butuh keberanian untuk nulis thread ini...salut! Benar, pelecehan tidak kenal gender. I'm so sorry to hear what you have been through. Mungkin cek cctv bisa dipertimbangkan lagi kalau benar² dibutuhkan. Makasih ya berani cerita di sini.” Tulis seorang warganet
“Akhir Zaman Hidup Orang2 Udh Nggak Masuk Akal.” Tulis warganet lain.
Bahkan ada warganet yang mengunggah foto dan mengaku mengalami hal yang sama dengan kemungkinan pelaku yang sama.
Sumber: Suara Metro
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah