Depok.suara.com, Kepengurusan Askot PSSI Depok periode 2022-2026 resmi dilantik, Semoga sepakbola di Kota Depok semakin terdepan dikancah nasional bahkan Internasional.
Demikian dikatakan Sekretaris Kota Depok Supian Suri usai melakukan pelantikan.
"Kami ucapkan kepada kepengurusan Askot PSSi Kota Depok yang sudah dikukuhkan," katanya.
Dia menambahkan, di Kota Depok saat ini tercatat sekitar dua juta penduduk, besar kemungkinan dari jumlah itu sebagian merupakan pecinta sepak bola.
"Kami harap dari jumlah penduduk Depok yang mencapai sekitar dua juta bisa menciptkan pemain pemain bibit sepak bola di Kota Depok," katanya.
Dengan lahirnya pemain yang handal di sepak bola maka terciptanya club atau kesebalasan di Kota Depok yang bisa bermain di laga liga satu PSSI.
Pemerintah Kota Depok mendukung kegiatan sepak bola salah satunya melakukan revitalisasi lapangan seperti lapangan Godam di Pancoran Mas, Jembatan Serong di Cipayung dan lapangan di Kota Depok lainnya.
Dengan sarana dan prasarana yang sudah dipersiapkan dan kolaborasi antara pengurus PSSI kompak, berkolaborasi maka lima tahun kedepan sepak bola Depok bisa berada terdepan.
Supian Suri berpesan kepada pengurus Askot PSSI untuk membuat strategi yang bagus dengan melalukan pembinaan, buat club sepak bola yang keren dari sekarang.
Baca Juga: Keributan Lesti dan Rizky Billar Sengaja dibuat ?
"Pengen banget punya sepak bola yang keren dan saat ini ada lima klub yang ikut berkompetisi diharapkan berprestasi kedepannnya,"katanya.
Sementara itu, Meiyadi kepada wartawan mengatakan suatu perjuangan dalam menjalankan tatanan anggota askot begtu semangat untuk memberikan kepercayaan untuk memimpin Kota Depok termasuk pak sekda yang terus memberikan dukungan berkolaborasi dalam mengembangkan sepak bola di Kota Depok.
Meiyadi menjelaskan, agenda terdekat Askot PSSI Kota Depok adalah mendukung partisipasi atlet sepak bola dan futsal Kota Depok pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XIV pada tahun 2022
“Kita siapkan tim sepak bola yang handal dan berkualitas,"katanya.
Untuk itu, Meiyadi meminta dukungan dan mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan untuk bekerja sama dalam meningkatkan gairah sepak bola di Kota Depok.
”Yang penting sekarang, bagaimana membangun sepak bola ke depan. Orientasi kami sekarang, hanya ingin memajukan sepak Bola Kota Depok,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
-
Bikin Nafsu Makan Meningkat, Menu Variatif Makan Bergizi Gratis Jadi Primadona Santri Karanganyar
-
Kisah UD Syafina: Berdayakan Warga Lokal dan Peternak Berkat Program Makan Bergizi Gratis
-
Sabar Menanti 20 Tahun, Mimpi Warga Boyolali Punya Jembatan Permanen Akhirnya Terwujud
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Dibeli Rp 280 Juta, Nenek Ini Ditangkap Hendak Selundupkan 2 Kg di Bandara Silangit
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC