Depok.suara.com, Tim reaksi cepat Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN) DPW Jawa Barat (Jabar) mendirikan lima posko bantuan kepada warga Kabupaten Cianjur yang terdampak oleh gempa bumi.
Ketua DPW GPMN Jawa Barat Ahmad Khafi mengatakan bahwa pasca terjadinya gempa tersebut, pihaknya langsung mengirim tim reaksi cepat untuk turun ke lokasi dan membantu korban gempa.
"Kami membuat posko di lima titik lokasi yang terkena gempa di Kabupaten Cianjur," ujar Khafi kepada depok.suara.com melalui sambunga telpon selular.
Lebih lanjut Khafi mengatakan, selain membantu korban gempa, pihaknya juga memberikan bantuan berupa makanan dan minuman siap saji karena itu sangat dibutuhkan di lokasi.
"Kami langsung berkomunikasi dengan RT/RW dan warga sekitar untuk mengetahui kebutuhan yang paling dibutuhkan," katanya.
Dengan begitu, kata Khafi, pihaknya dapat langsung mengetahui apa kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh warga yang terkena dampak dari gempa tersebut.
"Jadi jika ketika diketahui apa yang paling dibutuhkan dan di posko stok bantuan minim, tim yang dilapangan langsung berkordinasi dengan kami selaku koordinator," katanya.
"Selain memberikan bantuan kebutuhan makan minum kami juga memberikan selimut serta pakaian layak pakai untuk para pengungsi," sambungnya.
Hingga saat ini, lanjut Khafi, tim masih standby di lokasi dan bergabung dengan stakeholder lainnya untuk membantu para korban.
Baca Juga: Astra Digital Luncurkan Mobbi, Platform Mobil Bekas Online
"Semoga dengan bantuan seadanya yang kami berikan dapat membantu meringankan saudara saudara kita yang menjadi korban gempa Cianjur," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten