Perjuangan Wakil Asia habis sudah pada Piala Dunia 2022 Qatar usai kekalahan Korea dari timnas Brazil, sebelumnya Jepang telah lebih dahulu pulang usai di kalahkan oleh Kroasia lewat drama adu penalti.
Sebelumnya, Jepang sangat di unggulkan dan di harapkan bisa melaju ke perdelapan final karena Jepang memiliki lawan yang lebih mudah ketimbang Korea yang harus melawan Brazil.
Jepang sebetulnya unggul lebih dahulu dari Kroasia di babak pertama, namun di babak kedua Kroasia berhasil menyamakan skor menjadi satu sama, dan skor bertahan hingga extra time.
Jepang akhirnya harus menerima kekalahan usai kalah adu pinalti dengan skor 1-3, kekalahan ini membuat wakil asia hanya menyisakan Korea Selatan.
Dua jam kemudian Korea Selatan juga menyusul Jepang usai kalah menghadapi timnas Brazil dengan skor 1-4.
Dengan tumbangnya kedua tim tersebut, perjalan wakil asia telah usai sudah.
Meski wakil asia habis tak tersisa, namun sejarah telah dibuat wakil asia dengan meloloskan 3 wakil asia yang melaju ke babak 16 besar.
Rekor paling jauh wakil asia pernah mencapai semifinal pada Piala Dunia 2002 yakni negara Korea Selatan, setelah itu belum ada yang menyamai prestasi Korea Selatan sampai saat ini.
Mengingat wakil asia telah habis, salah satu pandit yang terkenal sudah pernah bilang kalo untuk " Tim Asia mending main badminton aja" Telah terbukti dalam podcast YouTube R66 Media (25/11/22).
Baca Juga: Satpol PP Lapor Pengrusakan Kantor Gubernur Sulsel, Serahkan Bukti Rekaman CCTV ke Polisi
Meski begitu wakil asia semoga terus bangkit dan bisa bersaing lebih jauh dalam ajang Piala Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
-
Logika vs Durhaka: Mengapa Berargumen Sering Kali Dianggap Tidak Tahu Adab?
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Dari Teras Udayana sampai Jalan Majapahit: Mengintip Surga Kuliner Ramadan di Kota Mataram
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun