Depok.suara.com - Mahasiswi Universitas Gunadarma yang identitasnya masih dirahasiakan curhat bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual non verbal di kampus Universitas Gunadarma.
Sebelum kejadian, korban dan pelaku yang sebelumnya sudah saling kenal ngobrol di depan pintu masuk salah satu Gedung. Dimana obrolon membahas hal-hal kuliah, pertemanan dilingkungan kampus dll.
Sampai kemudian pelaku yang saat itu habis dari toilet memanggil korban. Dimana korban berpikir mungkin pelaku mau tanya dimana toilet cewe atau cowo karena tidak ada tandanya.
Sampai akhirnya pelaku mendorong korban dan berusaha mencium bibir korban. Korban yang berusaha menghindar dengan menepis dan mendorong pelaku keep belakang segera pergi meninggalkan tempat. Tapi pelaku masih berusaha mendekati bahkan bercerita hal-hal yang berhubungan dengan seks.
Berikut kronologis lengkap dari korban seperti yang dimuat di akun Instagram @anakgundardotco dan @rakyatgundar
Detail kejadiannya itu di Kampus G, hari jumat, desember 2022.
Saat itu emang aku dan dia lagi ngampus di Kampus G. Karena awal-awal aku cuma mikir ini temen dan aku ngga pernah terlintas sedikitpun kalo dia akan aneh- aneh ke aku. Saat itu aku lagi istirahat di jam 10.27 aku niat makan di belakang Kampus E, tapi karena tempat makan disekitar situ penuh, aku ngga jadi makan.
Nah dia nanya aku dimana, jadi aku jawab aja aku di Kampus E. Tadinya aku mau ketemuan di ilong, tapi ngga jadi karena aku udah balik ke kampus G lagi.
Di jam 11.40 dia chat lagi dan mau nemuin aku di Kampus G, aku mikir yaudalah ya ketemuan masih di lingkungan kampus dan itu masih banyak orang-orang lalu-lalang.
Baca Juga: Viral! Babinsa Pergoki Istri Selingkuh di Hotel dengan Prajurit TNI: Saya Seniormu, Pangkatmu Apa!
Di jam 12.01 dia sampai di Kampus G, tepatnya depan koridor kelas aku di G112. Kita ngobrol di depan pintu masuk ke gedung 1 yang deket ke arah parkiran yang banyak genteng-genteng disusun itu.
Kita ngobrol ngobrol seperti seperti biasa bahas-bahas kuliah, pertemanan dilingkungan kampus dll. Aku gatau ini tepatnya di jam berapa dia masuk ke gedung 1 yang toilet dibawah tangga itu, trus dia manggil aku.
Disaat itu aku mikir mungkin dia mau tanya dimana toilet cewe atau cowo karena ngga ada tandanya. Tapi tiba- tiba dia dorong aku ke tembok ujung banget yang sepi trus nyosor gitu bibirnya. Otomatis aku tepis (dorong dia ke belakang) sambil bilang "apaansi goblok ngga jelas banget tolol", tapi dia bilang "sekali-kali aja" sambil tangannya meragakan angka 1 gitu'.
Aku tetep nolak dan balik ke tempat semula kita ngobrol, dari situ aku mulai ngga nyaman dan minta mau balik ke kelas, tapi dia tahan-tahan aku trus sampai akhirnya aku pindah ke depan pintu kelas.
Disitu dia cerita hal-hal negatif yang berhubungan dengan seks gitu. Aneh banget ini orang freak, aku udh males nanggepin sampai akhirnya di jam 1 aku cabut ke kelas.
Aku berharap pelaku mendapatkan sanksi sosial, karena beberapa teman di kelasnya yang perempuan juga agak risih sama dia.
Masih dari akun Instagram @anakgundardotco dan @rakyatgundar didapat informasi bahwa ada pihak yang mau mengumpulkan data korban karena ternyata ada korban lainnya sebanyak 2 orang di kelas.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa