Depok.suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menghubungi mandor yang mengutang di sebuah rumah makan hingga ratusan juta. Pada pertemuan itu mandor tersebut mengakui kesalahannya.
Dilihat dari kanal YouTube Berita Surakarta, Gibran menyatakan mandornya berjanji akan menyelesaikan tanggung jawabnya. Dia juga mengaku kasihan kepada pemilik warung karena diutangi sampai ratusan juta.
"Sudah ketemu mandornya. Mandornya yang salah ya, waskita sudah menyelesaikan tugasnya," paparnya.
Gibran juga menjelaskan bahwa utang hingga ratusan juta tersebut karena mandornya membayari anak buahnya. Walau begitu dia belum berani menyebut apakah mandor tersebut melakukan penggelapan.
Dia juga menegaskan akan segera memanggil mandor itu agar datang ke warung tersebut. Terutama untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.
"Diundang ke warung buat bayar," tegasnya.
Gibran bahkan menegaskan akan segera mencari mandor tersebut bila tidak segera menyelesaikan tanggung jawabnya. Pasalnya warga yang diutangi adalah warganya.
"Kasihan. Warung di bon puluhan juta bisa ambruk. Ini ratusan juta," pungkasnya.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, IVE Siap Comeback dengan Full Album Pertama 'I've IVE'
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel