DPR / news
Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Rabu, 16 September 2020 | 15:54 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu. (Dok : DPR).

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah menargetkan konektivitas Jalan Tol Cipali dan Jalan Tol Cisumdawu selesai pada akhir tahun 2021. Program kerja tersebut digenjot untuk mendukung akses jalan tol bagi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Syaikhu mengungkapkan, target penyelesaian jalan tol tersebut sesuai dengan aspirasi yang diperjuangkan oleh dirinya selaku Anggota Dewan. “Alhamdulillah, ini betul-betul berita gembira karena sesuai aspirasi dan harapan kami,” ujar Syaikhu dalam keterangan resminya yang diterima Parlementaria, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya, politisi Fraksi PKS ini memang mendesak pemerintah untuk sesegera mungkin memberikan akses jalan tol ke BIJB. Di sisi lain, desakan itu juga terkait dengan rencana Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub yang mengusulkan delapan bandara internasional diubah menjadi bandara domestik salah satunya Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

Data menunjukkan, sebelum BIJB beroperasi, volume penumpang melalui Bandara Husein Sastranegara mencapai 300.000 per bulan (Juni). Setelah BIJB beroperasi, volume penumpang menurun tinggal 114.000-an. Meski demikian, pergerakan wisman yang melalui Bandara Husein ternyata rata-rata masih 4.000 per hari. Bahkan, jumlahnya lebih banyak dibanding BIJB Kertajati yang hanya 2.000 orang per hari.

Maka, Syaikhu menyebut rencana Pemerintah memberikan akses jalan tol ke BIJB ini seperti angin segar. Dengan demikian, BIJB akan mudah diakses dan siap jadi bandara pengganti Husein Sastranegara “Ini tentu saja jadi angin segar. Itulah pentingnya koordinasi antar kementerian agar program yang dilaksanakan bisa bermanfaat optimal dan sinergis,” pungkas Syaikhu.

Seperti diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan membangun akses jalan tol untuk BIJB Kertajati dari Tol Cipali selama satu tahun ke depan, bersamaan target rampung Jalan Tol Cisumdawu pada akhir 2021. Dengan konektivitas dua jalan tol tersebut, Menteri PUPR optimis pengembangan kawasan Kertajati bisa meningkat lebih cepat.