Suara.com - Pemilik taman nasional di Cina menggugat perusahaan pembuat film Transformers: Age of Extinction. Gugatan dilakukan karena Paramount Pictures yang memproduksi film tersebut gagal memasukkan logo taman nasional dalam film itu.
Film Transformers sangat populer di Cina sehingga banyak perusahaan mulai dari produsen susu hingga bank berlomba-lomba untuk menampilkan produk mereka dalam film terbaru Transformers yaitu Age of Extinction.
The Chongqing Wulong Karst Tourism Group, yang menjalankan taman nasional Cina menjalin kesepakatan dengan Paramount Pictures agar logo mereka ditampilkan di dalam film tersebut. Area taman nasional itu juga menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar.
Karena wanprestasi, Paramount Pictures digugat sebesar 3,2 juta dolar Anerika atau sekitar Rp36 miliar.
“Orang yang belum pernah ke Chongqing tidak akan tahun bahwa Wulong ada di dalam film itu karena mereka lalai memasukkan logo,” kata Li Chu, manajer pemasaran Chongqing, dokumen gugatan yang dimasukkan ke pengadilan setempat.
Pengadilan belum memutuskan apakah akan melanjutkan proses gugatan tersebut. Keputusan baru akan diambil pekan depan. Namun, sejumlah pihak meragukan kesepakatan yang diambila antara Chongqing dengan Paramount Pictures.
Manajemen Paramount Pictures mengungkapkan, kegagalan munculnya logo Chongqing karena adanya kesalahan komunikasi antara kedua belah pihak. Transformers: Age of Extinction merupakan film Hollywood paling laris di sepanjang sejarah di Cina dengan pemasukan 280 juta dolar Amerika. (AFP/CNA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha
-
TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
-
Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"
-
PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan
-
Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital
-
Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat