Suara.com - Rio Dewanto memerankan pembunuh bayaran dalam film terbarunya berjudul 2014. Di film itu, Rioberperan sebagai Satria, tokoh antagonis yang tak berdialog sama sekali.
"Jujur jauh lebih susah. Agak berpikir waktu terima tawaran ini. Karena nggak ada dialog. Padahal dialog membantu peran lebih hidup," ujarnya ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2015).
Akhirnya Rio mencoba memperbanyak referensi dari film-film aksi luar negeri untuk mendalami peran tanpa dialog.
"Mudah-mudahan berasa dinginnya dan jahatnya," ujar suami Atikah Hasiholan itu.
Film 2014 menceritakan kisruh politik yang terjadi menjelang pemilihan umum dan menggambarkan bagaimana kekuasaan politik bisa memutar balikkan kebenaran.
Film garapan Hanung Bramantyo ini dibintangi oleh Rizky Nazar, Maudy Ayunda, Ray Sahetapy, Dony Damara, Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto dan beberapa lainnya. Film tersebut akan mulai tayang serentak di bioskop pada 26 Februari mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand