Suara.com - Model Anggita Sari akhirnya dibolehkan pulang setelah sempat dibawa ke Polrestabes Surabaya karena terjaring operasi narkoba dan prostitusi di sebuah hotel di Jalan Embong, Surabaya, 2 September silam.
Dalam keterangannya kepada awak media, Anggita membantah memberikan keterangan kepada penyidik jika dirinya sudah melayani 4 laki-laki hidung belang saat digerebek.
"Itu menurut keterangan tersangkanya. Bukan dari saya," jelas Anggita.
Anggita juga menepis informasi media yang menyebut dirinya dibooking dengan harga selangit. Konon, tarifnya mencapai Rp8-Rp20 juta sekali kencan.
BACA JUGA:
Mantan Aktor Cilik Amerika Ini Akui Terjangkit HIV
"Saya tidak mengatakan seperti itu. Saya takutnya salah berbicara di media sehingga timbul opini publik. Di media saya membuka (Inisial) kan banyak inisial-inisial, dengan membuka begini saya mengambil jalur hukum hanya ingin meluruskan saja. Jadi di sini ini hanya pembukaan saja," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Anggita terjaring operasi narkoba dan prostitusi yang dilakukan kepolisian Polrestabes Surabaya awal September lalu. Menurut Ezy, manajer Anggita, ini hanya kasus salah tangkap.
"Kata polisi dia terlibat prostitusi. Katanya polisi menemukan barang bukti berupa handphone dan puluhan kondom. Buat apa dia menyimpan kondom sebanyak itu? emang mau jualan," lanjut Ezy kala itu.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Hadiri Sidang Cerai, Stuart Collin Cium Tangan Mertua
Pengakuan Mengejutkan Pencabut Nyawa Petugas Parkir Senayan City
NASA Akan Umumkan Hal Besar Tentang Mars, Mahluk Asing?
Kisah Menyentuh Jaxon, Bayi yang Lahir dengan Kepala Separuh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan