Suara.com - Bintang rock Sting menggelar konser di gedung musik Bataclan Paris. Penampilan ini untuk menandai dibukanya kembali tempat itu, setahun setelah serangan pegaris keras yang menewaskan 90 orang dalam serangan teror paling berdarah di Prancis.
Sting, yang menggawangi group pop populer The Police sebelum karir solo yang panjang, membuka pertunjukan emosional itu dengan mengheningkan cipta selama satu menit. Ia mengatakan kepada kerumunan penonton, "Kami tidak akan melupakan mereka".
"Malam ini kita memiliki dua tugas yang harus dicapai, pertama untuk mengingat mereka yang kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu, dan kemudian untuk merayakan kehidupan dan musik di tempat bersejarah ini," katanya.
Pada 13 November 2015, para penyerang menerobos masuk ke aula utama dan melepaskan tembakan senjata otomatis ke kerumunan saat band rock California Eagles of Death Metal tampil di panggung.
Selama serangan panjang lebih dari dua jam, para penyerang mengeksekusi beberapa korban dan menyandera sejumlah yang lain. Serangan itu berakhir setelah satu pegaris keras ditembak mati dan dua lainnya bunuh diri dengan meledakkan rompi peledak.
Orang-orang bersenjata lainnya dan pelaku bom bunuh diri menargetkan stadion sepak bola dan beberapa kafe di Paris. Dalam semua serangan itu, milisi IS menewaskan 130 orang.
Adrien, yang selamat dari serangan Bataclan namun kehilangan dua teman malam itu, mengatakan, "Ini adalah tugas saya untuk datang, untuk mengingat mereka yang meninggal di sini."
Saat gedung konser itu beranjak kosong, seorang penonton lain mengatakan, "Malam ini indah. Dia menghidupkan tempat ini dan kami melupakan ketakutan kami." Serangan Paris mendorong pemerintah memberlakukan keadaan darurat, yang tetap berlaku, menyusul serangan musim panas ini di Nice dan Normandia.
Menulis dalam kolom opini yang diterbitkan di beberapa surat kabar Eropa pada Sabtu, Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan ancaman berat dan konstan dari serangan teror membayangi Prancis, dan mendesak Eropa untuk memperkuat kemampuan pertahanannya.
"Dan ini semua lebih mendesak saat Amerika Serikat makin kurang terlibat dalam urusan dunia. Eropa tidak bisa lagi mengelak tanggung jawab dan berlindung di balik sekutu Amerika-nya," tulis Valls.
Hasil konser di Bataclan pada Sabtu akan diserahkan ke dua badan amal yang membantu korban yang selamat dari serangan Paris.
"Hidup Bataclan," kata Sting sambil meninggalkan panggung. [Reuters]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Tangis Betrand Peto Pecah, Antar Ruben Onsu Umrah untuk Ketiga Kalinya
-
Dinilai Mirip Justin Bieber, Suraj Chavan Dinobatkan Jadi Pria Paling Tampan di India
-
Persiapan Pernikahan Jennifer Coppen Terungkap, Sudah Test Makeup dan Desain Gaun Pengantin
-
Susul Farida Nurhan, Bobon Santoso Umumkan Pensiun dari YouTube, Jual Akun Rp20 miliar
-
Marapthon Tetap Tayang, Reza Arap Ngamuk Dituding Jadikan Lula Lahfah 'Komoditas': Cobain Jadi Saya!
-
Profil Cha Jung Won, Aktris Trendsetter yang Diam-Diam Pacaran dengan Ha Jung Woo
-
Mulai Hari Ini, Tiket Nonton Film Sadali Diskon Buy 1 Get 1 di m.tix
-
Penyidik Masih Tunggu Izin Presiden untuk Periksa Ahmad Dhani, Rayen Pono: Udah Kayak Drama Korea
-
Kemunculan Epstein Files Cuma Pengalihan Isu? Diduga Ada Kasus Besar yang Ditutupi