Suara.com - Komedian sekaligus presenter Wendy Cagur menyesal jarang mengajak anak-anaknya berpelesiran ke luar negeri. Sebab, Wendy Cagur fobia ketinggian dan tidak bisa naik pesawat jarak jauh.
"Semua permintaan anak bisa gue penuhi. Alhamdulillah permintaannya nggak aneh-aneh. Cuma memang mereka jalan-jalan senengnya. Kadang request tempatnya, mungkin buat ayah lain nggak terlalu berat, tapi buat gue berat," kata Wendy Cagur ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018).
"Karena gue kan fobia tinggi, gue takut terbang. Jadi semakin jauh tempat yang pengin dituju anak-anak gue, itu semakin berat buat gue," sambungnya lagi.
Setidaknya, lelaki 39 tahun ini berhasil membawa kedua buah hatinya jalan-jalan ke Singapura. Ia rela melawan rasa takut demi mereka.
"Mau nggak mau gue harus pasang keberanian untuk bisa ngejagain anak-anak gue juga dan tidak menunjukkan ketakutan gue," ujarnya.
Anak-anak tidak fobia
Beruntung, anak-anak Wendy Cagur sudah mulai mengerti mengenai fobia ketinggian yang menimpa ayah mereka. Wendy Cagur mengungkap, kini mereka tidak terlalu banyak menuntut lagi.
"Mungkin sekarang anak-anak gue udah paham bapaknya fobia tinggi. Pada saat sebulan lalu ke Singapura, ke Sentosa Island, ada tempat naik ke atas terus sampai atas kita muter, gue lupa namanya apa. Cuma gue yang di bawah cuma melambai ke anak gue," ucap Wendy Cagur.
Ia juga bersyukur sejauh ini sang anak tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki fobia seperti dirinya.
Baca Juga: Wendy Cagur Ternyata Takut Naik Pesawat, Begini Ceritanya
"Gue seneng anak gue berani karena tadinya mereka lihat gue takut, mereka juga nggak berani naik. Kemarin alhamdulillah terpecahkan, mereka berani naik. Bahkan anak gue yang cewek yang juga penakut banget, akhirnya berani naik," tutur Wendy Cagur.
"Di momen itu gue jadi sadar dan tahu kenapa gue takut, karena emak gue juga takut. Jadi gue sama emak gue di bawah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Mengenal Neophobia: Ketika Rasa Takut pada Hal Baru Menjadi Hambatan
-
Sikap Menkeu Purbaya Ngaku Orang Kaya Berharta Rp260 Triliun Bikin Wendy Cagur Kesal
-
Gara-Gara Fobia Nasi, Siswi SMA Ini Dapat Menu MBG Khusus
-
Andre Taulany Singgung Perceraian Saat Syuting, Ungkap Sudah Lelah Dimediasi dengan Erin
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel