Suara.com - Peggy Melati Sukma merupakan salah satu artis yang sudah menepi dari panggung hiburan. Dia kini lebih banyak sibuk dengan kegiatan kerohanian.
Bukan cuma berhijab, bintang sinetron Gerhana itu bahkan sudah 9 bulan mengenakan cadar atau niqab. Kini, tak sembarang orang yang boleh melihat wajahnya.
Bagi Peggy, penampilan barunya ini merupakan sebuah proses untuk menjadi seorang muslimah yang lebih baik. Sedianya, kata dia, tiap manusia memang harus berubah ke arah positif.
"Semoga bisa untuk memperbaiki diri menjalankan syariat Allah, mendekatkan diri pada Allah," kata Peggy ditemui usai menghadiri tabligh akbar di Mesjid di Mesjid Adz Dzikra, kawasan Galaxy, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018).
Peggy berharap dengan memakai cadar atau niqab, dirinya jadi lebih taat kepada Tuhan. Sebab menutup wajah di depan orang yang bukan mahram, bagi Peggy adalah bagian dari memperbaiki hubungannya dengan Sang Pencipta. Mahram adalah orang yang masih ada hubungan keluarga dan terlarang untuk menikah dengannya.
"Memakai cadar ini kan bagian dari memperbaiki keimanan kita di dalam memelihara aurat, tentu saja setelah menutup aurat dengan sebaik-baiknya, lalu kemudian beranjak kepada lebih tawadu kepada Allah ta'ala," ujarnya menuturkan.
Berita Terkait
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Tembus 500 Episode, Terungkap Rahasia Kekompakan Pemain 'Asmara Gen Z' di Lokasi Syuting
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan