Suara.com - Abdul Qodir Jaelani atau Dul sudah terlihat tegar dan tidak menangis lagi saat Ari Lasso dan Dewa 19 membawakan lagu 'Hadapi Dengan Seyuman' di Pentas Seni Alseace 2019, di Parkir Selatan, Ocean Park BSD, Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/2/2019).
Menurut Dul Jaelani, dirinya menangis saat konser Dewa 19 di Malaysia karena sang ayah Ahmad Dhani baru saja ditahan setelah majelis hakim memutus bersalah karena kasus ujaran kebencian.
"Kalau yang di Malaysia kan momentumnya kan baru, kalau sekarang alhamdulillah sudah mulai disembuhkan oleh waktu, masa nangis terus," kata Dulu usai manggung.
Adik bungsu Al Ghazali itu mengaku tangisannya di Kuala Lumpur, Malaysia sepenuhnya ungkapan kepedihan, bukan sandiwara. Dia menangis karena merasa kehilangan sosok yang dicintainya.
"Gua kan bukan suka cari sensasi, waktu gua nangis di Malaysia kan emang nangis beneran, masa nangis pura-pura," jelas Dul Jaelani.
Lelaki 18 tahun itu mengaku berkali-kali telah menahan tangisnya hingga saat menggantikan Ahmad Dhani di konser reuni Dewa 19, air matanya tumpah. Terlebih, ketika 'Hadapi dengan Senyuman' dimainkan tiba-tiba.
"Mungkin karena saya terlalu lama menahan air mata saya untuk tidak jatuh, akhirnya air mata saya jatuh dengan sendirinya. Dan itu bukan sensasi, tapi itu beneran, jadi ya di sini Alhamdulillah saya tegar dan insyallah selalu tegar," ujarnya.
Dul Jaelani menyebut lagu 'Hadapi dengan Senyuman' tidak masuk dalam song list untuk konser di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun Ari Lasso yang mencetuskan lagu tersebut dibawakan sebagai bentuk penghormatan kepada Ahmad Dhani yang tidak bisa ikut karena diputus bersalah dan ditahan di Rutan Cipinang.
Baca Juga: Tangisi Ahmad Dhani di Konser Reuni Dewa 19, Dul Jaelani : Makasih Ayah....
"Karena memang mungkin momentumnya pas Om Ari nyaranin bawain lagu 'Hadapi Dengan Senyuman', akhirnya kita latihan di kamar. Itu kan baru banget (Ahmad Dhani dipenjara). Jadi saya nangis air mata saya jatuh dengan sendirinya," jelas Dul Jaelani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal