Suara.com - Aktris Nikita Mirzani mengaku sangat berempati atas tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Tiga Setia Gara di Amerika Serikat.
Alasan Niki--demikian panggilan akrab Nikita Mirzani--tawarkan bantuan lantaran merasa senasib. Dulu, dia mengaku sering alami kekerasan dari mantan suaminya, Sajad Ukra.
"Ya sedih sih sama Tiga. Karena gue mangalami hal itu saat nikah sama Sajad ya. Gue dulu lebih parah, paspor gue diambil dan gue dikonciin di kamar," kata Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019) petang.
Sebabnya, Nikita Mirzani mengaku sampai detik ini masih berkomunikasi lewat Direct Message (DM) instagram dengan Tiga. Tujuannya, untuk membujuknya pulang ke Indonesia.
"Masih terus komunikasi. Padahal kalau dia (Tiga) mau pulang ke Indonesia setelah curhat di media sosial, bisa dibantu sama kak Fitri. Dia lagi di Amerika soalnya," kata Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani mengaku ingin sekali membantu Tiga kembali ke Indonesia. Ia bahkan ingin membelikan tiket pesawat untuk Tiga.
"Dia (Tiga) pun juga bahasa Inggrisnya nggak lancar ternyata. Bahkan, dia sempat dipanggil polisi. Tapi, polisi nggak ngerti apa-apa. Jadi Niki speechless aja sama dia," ucapnya.
Namun, janda tiga anak itu tak tahu harus mengirimkan uang ke mana untuk Tiga kembali ke Indonesia. Karena, ia menilai Tiga masih kebingungan untuk pulang atau tidak ke Tanah Air.
Baca Juga: Nikita Mirzani Siap Bantu Pulangkan Tiga Setia Gara ke Indonesia
"Gua udah coba bantu. Tapi Tiga masih labil karena katanya masih cinta sama suaminya. Suaminya udah minta maaf katanya," ujar dia.
Sebelumnya Tiga Setia Gara yang kini menetap di Chicago curhat di Instagram telah alami KDRT oleh suaminya, James, lelaki berkewarganegaraan AS. Lewat media sosial dia meminta pertolongan masyarakat Indonesia.
Dalam ceritanya, Tiga melaporkan KDRT yang dialami ke pihak kepolisian setempat. Alih-alih diberi pertolongan, dia malah disalahkan.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Ikutan Nyinyir saat Gilang Juragan 99 Flexing Jet Pribadi, Pecah Kongsi?
-
Kabar Terbaru Nikita Mirzani di Bui, Belajar Menjahit dan Sering Sakit Gigi
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Nikita Mirzani Berjuang di Balik Penjara: Kasusnya di MA Ternyata Bukan Pemerasan, Tapi ITE?
-
Kunjungi Rutan Pondok Bambu, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Nikita Mirzani DropJelang Lebaran
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi