Suara.com - Band Repvblik bisa dibilang kini menjadi salah satu band mapan di Tanah Air. Band asal Bogor ini salah satu band produktif, memiliki banyak single hits, dan banyak penggemar.
Namun, apa yang diperoleh Repvblik saat ini bukan sesuatu yang instan. Ruri dkk mengakui, mereka juga sempat merasakan saat-saat yang berat sebagai sebuah kelompok band.
"Tahun terberat kami itu 2006 sampai 2010. Itu proses banget. Karena band itu kan nggak mungkin langsung terkenal yah. Butuh proses. Kami ngerasain susah, nggak punya job, ribut masalah uang, ribut masalah apapun," kata Ruri, yang diamini personel Repvblik lainnya, ditemui saat syuting video klip lagu "Cinta Ini Kita Yang Punya" di Jakarta, baru-baru ini.
Namun di saat-saat susah tersebut, pemilik hits "Sandiwara Cinta" ini tidak menyerah. Repvblik malah bertekad untuk sukses dan berjuang dengan segenap jiwa raga.
"Dalam posisi itu kami mencoba lebih dewasa. Itu lima tahun pertama. Yah kayak orang nikah aja lah," sambung Ruri.
Setelah melewati masa-masa sulit, cobaan juga kerap menghampiri para personel Repvblik. Yang paling menonjol adalah soal rasa jenuh.
"Kadang kalau manggung kota yang sama dan bertemunya dengan orang yang sama, ya jenuh. Jenuh itu kadang bikin kami drop, malas latihan. Tapi karena sudah mengalami fase yang panjang jadi sudah tahu cara menghilangkan kejenuhan," timpal Hexa sang gitaris.
Di usianya yang ke-15 tahun, Repvlik malah semakin semangat bermsuik. Repvblik ingin menjadi band yang produktif dan terus menghasilkan karya-karya yang disukai para pecinta musik Tanah Air.
Saat ini misalnya, Repvblik tengah mempromosikan single "Cinta Ini Kita Yang Punya". Lagu ini merupakan single keempat dari albu kelima berjudul Omong Kosong.
Baca Juga: Sebut Repvblik Jiplak Savage Garden, Lucinta Luna : Dengarkan Baik-Baik!
"Ceritanya soal pasangan yang saling mencintai tapi tidak disetujui orangtuanya. Memang kami komitmen dari awal ingin terus berkarya dan produkstif, kami komit kepada fans," tutur Ruri.
Soal tantangan untuk "Cinta Ini Kita Yang Punya", begini kata Repvblik:
"Tantangan banyak, kan lagu yang booming di Repvblik itu banyak tuh. Nah kami itu bagimana caranya un tuk mengalahkan lagu yang sebelumnya, yang booming tersebut. Itu tantangan terberatnya. Tapi yang penting kami itu berkarya dari hati dan tidak menjiplak karya dari orang lain dan bisa bikin senang pendengar," tutur Ruri.
Berita Terkait
-
Lirik Lagu Sandiwara Cinta Republik, Backsound Galau Viral di TikTok
-
Kondisi Mulai Pulih Usai Kecelakaan, Ruri Repvblik Siap Manggung Lagi
-
Belajar dari Musibah Ruri Repvblik, Ini 5 Tips Aman Kendarai Moge
-
Manajer Bawa Kabar Baik dari Kondisi Ruri Repvblik usai Alami Kecelakaan Tunggal
-
Inikah Moge yang Dikendarai Ruri Repvblik saat Laka Tunggal? Tertib Pajak, Segini Harganya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap