Suara.com - Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Biddokes Polda Jabar tengah melakukan pemeriksaan toksikologi terhadap otopsi almarhumah Lina Jubaedah, mantan istri Sule.
Pemeriksaan toksikologi itu pun dilakukan penyidik sebagai prosedur wajib, untuk memeriksan jasad seseorang.
Namun Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Saptono Erlangga membantah kabar penyebab kematian Lina yang diracun.
"Ya enggak, itu kan prosedur semua forensik. Semua kemungkinan-kemungkinan itu dilakukan pemeriksaan. Kekerasan, racun, itu kan semuanya kan prosedur dari forensik," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Saptono Erlangga kepada Suara.com, Jumat (10/1/2020).
Lebih lanjut ia menerangkan, setiap laporan ketidaklaziman kematian, pihak terkait akan melakukan pemeriksaan secara keseluruhan. Sehingga pemeriksaan toksikologi tidak tertuju kepada indikasi tertentu.
"Ya kalau yang dianggap suatu ketidakwajaran suatu kematian, yang harus dilakukan semuanya itu, terkait dengan racun apakah diduga dengan adanya kekerasan dan lain-lain, begitu," terangnya.
Nantinya hasil forensi diperkirakan keluar dua minggu setelah pemeriksaan.
"Kalau normatifnya sih 14 hari kerja. Itu kan semua sample di bawa ke puslafor, di labolatorium, hasilnya labolatorium itu kan paling lambat dua minggu," terang Erlangga.
Baca Juga: Teddy Ungkap Anak Sule Sempat Temani Lina Jubaedah Lahiran
Berita Terkait
-
Nathalie Holscher Nikah Besok, Undangan Akad hingga Resepsi Terungkap
-
Bantah Lempar Skrip ke Wajah Kru TV, Sule: Kalau Sofa Pernah
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Curhatan Eks Kru Ini Talkshow Viral, Mengaku Dilempar Skrip oleh Host Terkenal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!