Jadi gini loh, waktu gue bersama almarhumah semenjak pengobatan, rasa kurang, rasa yang kita maupun sudah kita pikirin gitu loh. Egonya kita sudah kita buang jauh-jauh, atas kesempatan yang ada, ya kita lewatin, semuanya karena mau membujuk Tuhan saya, saya mau merayu Ria, bahwa berikan waktu yang lama saya sama almarhumah. Cuman itu yang saya minta, nggak ada lain-lain.
Setelah 10 hari keluarga almarhumah gimana?
Keluarga almarhumah adalah keluarga yang kuat dulu mereka pernah ditinggalin sama orang tuanya dari kecil. Semua mereka juga ngerawat orang tua mereka sempat lama juga, sebenarnya ya yang paling, saya lah yang paling cengeng di keluarga paling cengeng.
Cengeng karena sangat mencintai Ria Irawan?
Karena cinta juga, karena rasa saya sayang sama Tuhan juga terimakasih, saya dikasih kesempatan di saat saya masih punya tenaga ya terus disaat kita masih muda jadi ceritanya bagus banget. Jadi almarhumah ninggalin saya sebagai suami yang setia menemani dia, padahal saya berfikir semuanya ini normal normal aja.
Sempat putus asa?
Waktu ngerawat sampe di titik hopeless pasti adalah pasti ada saya kan udah bilang Ria kan normal, saya normal, kita normal aja. Keributan kerasa bosan, jenuh, tapi itu saya sama almarhumah punya impian pergi kita coba pergi ke mana melewatinya seperti apa jadi rasa bosan jadi variasi untuk kita mencari jalan-jalan kita balik kebahagiaan aja.
Intinya cuman bahwa Ria butuh support situasi yang buat dia nyaman, saya bukan seperti dokter atau caregiver kebanyakan yang mungkin bisa me-maintaince, mungkin bisa membuat pengobatan, saya memposisikan sebagai penyeimbang Ria antara dokter, Ria antara lingkungan bagaimana nanti dia berobat, karena hal-hal yang berbau medis itu sudah tangguh jawab dokter. Aku menyemimbangi dia biar semangat. Semua orang akan mati. Saya berikan wejangan mati jangan takut deh ya dia pasti mati jadi candaan.
Bagaimana momen pacaran, meyakinkan dia jadi istrimu, keinget nggak?
Baca Juga: Ade Irawan Meninggal Akibat Shock Ditinggal Ria Irawan? Ini Pendapat Pakar
Masa pacaran saya sama dia banyak melakukan hal-hal yang kesenangan kita sama-sama gitu. Almarhum kan orang kreatif, saya juga suka di bidang kreatif, karena dulu saya pernah pacaran, satu lokasi syuting juga sama almarhumah. Walaupun kita sudah dekat, sudah berpacaran, ya saya juga pernah merasakan diusir dari lokasi syuting, karena saya tidak paham dunia produksi. Almarhumah bilang 'Sekolah dulu sana' saya ikutin, saya sekolah dulu. Ternyata untuk penyeimbang dia, dalam arti ya berkreatif, saya sekolah ya akhirnya belajar, selesai sekolah, ngerti, saya paham dunia produksi akhirnya ya membuat kita jadi sama-sama mengisi aja apa yang bisa dikerjain, apa yang bisa lo kerjain caranya ya berjalan seperti itu.
Akhirnya ya lebih berkualitas lah, ya memorial-memorial pacaran. Karena di dunia kreatif banyak orang, bercerita tentang masa pacaran koneksinya banyak dengan kawan ini, kawan di Kuala Lumpur, sama orang ini, dan mereka tahu waktu Mayky sama Ria lagi pacaran.
Kenapa dulu memilih Ria Irawan?
Dari pendekatan 15 tahun lalu almarhumah juga sudah bilang kalau dia bukan orang yang normal, nggak usah ekspektasi terlalu bagus. Karena memang saya lihat sosok Ria Irawan ya cinta dan awalnya saya suka sama dia, kok keren banget, kok pintar banget dan dia tau kekurangan saya. Pintar dalam arti kalau orang ketemu sama dia bikin sayang sama dia dan senang sama dia. Orang-orang sampe nanyain dia dan membutuhkan dia. Karena dia disenangi banyak orang dan bisa menjadi part kesuksesannya dia.
Sempat kepikiran bakal selama bersama?
Itu sudah pahamlah, semua pasti akan mati dan nggak mau pikirkan itu. Saya percaya dia selalu jujur ke siapapun. Kita janji sama-sama sampai tua, sugesti itu yang kita rawat. Kalau salah satu dari kita meninggal ya saya percaya. Saya sama dia membangun sebuah kesederhanaan dengan cinta. Apa yang bisa kita lakukan ya saling sayang.
Berita Terkait
-
7 Artis Nikah di KUA, Acara Akad dan Resepsinya Jauh Dari Kemewahan
-
Dibikin Kecapekan, Venna Melinda Bocorkan Performa Ferry Irawan di Ranjang: Nyerah Boy
-
10 Potret Kelahiran Anak Pertama Mayky Wongkar, Suami Mendiang Ria Irawan yang Wajah Bayinya Langsung Jadi Perhatian
-
Digelar Sangat Sederhana, Intip 6 Artis Gelar Akad Nikah di Kantor KUA Ada Gitaris dan Vocalis Band Ternama
-
Suami Zaskia Gotik Dituntut Pengakuan Anak, Rumah Nikita Mirzani Digeledah Polisi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Tutupi Pekerjaannya, Bikin Publik Berpikir Macam-Macam
-
Mawa Mengaku Kenakan Baju Akad saat Cerai, Insanul Fahmi: Itu Cuma Baju Putih Biasa
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
Harta Kekayaan Fahmi Adam Ketua DPRD Termuda, Pantas Dijuluki Tuan Tanah di Gowa
-
Sinopsis Film 'Hope', Thriller Sci-Fi Zo In Sung yang Tembus Kompetisi Cannes 2026
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV