Suara.com - Panji Petualang akhirnya angkat bicara usai disalahkan atas meninggalnya sejumlah orang akibat gigitan ular kobra. Hal itu dia sampaikan dalam video 'DI G1G1T ULAR | PANJI YANG DISALAHKAN ??' di YouTube belum lama ini.
"Menurut beberapa pihak, anak yang terkena gigitan ular tersebut, itu karena meniru Panji dan Garaga. Di sini Panji mau klarifikasi mengenai masalah ini," kata Panji Petualang.
Selanjutnya, dia mengatakan kalau YouTuber yang mengangkat soal ular sebagai konten bukan cuma dirinya saja.
"Konten creator animal di Indonesia sangat banyak. Yang menangkap dan meriview bukan cuma Panji. Ada banyak sekali konten creator serupa seperti Panji. Alhamdulillah channel saya yang paling banyak subscribernya jadi acuan," sambungnya.
Panji Petualang juga bilang apabila seluruh kontennya cuma diperuntukkan buat orang dewasa bukan anak di bawah umur.
"Saya sendiri bikin konten buat YouTube dan TV itu bukan buat anak tapi orang dewasa. Makanya dalam peraturan YouTube 2020 ini, saya tegaskan di pengaturannya bukan untuk anak," ujar Panji Petualang.
"Kalau kalian nyalahin Panji gara-gara ini, mohon maaf dulu, mulai dari settingan YouTube, himbauan ini memang untuk orang dewasa," imbuhnya lagi.
Seperti diketahui, Panji Petualang sering membuat video yang menunjukkan dirinya bermain dengan ular peliharannya termasuk king cobra yang diberinama, Garaga.
Baca Juga: Ngeri, Irfan Hakim Histeris Nyaris Diterkam Ular King Korba Panji Petualang
Berita Terkait
-
Mimpi Digigit Ular di Tangan atau Kaki? Waspadai Maknanya Menurut Primbon
-
4 Pertolongan Pertama Digigit Ular, Jangan Panik Selamatkan Nyawa!
-
Dari Anak Aneh Jadi Ikon: Kisah Panji Petualang dan Peran Tak Terduga Dedi Mulyadi
-
Panji Petualang Bawa Terapis untuk Pak Tarno, Sang Pesulap Mendadak Bisa Jalan Tanpa Alat Bantu
-
Mengharukan! Detik-detik Pak Tarno Sudah Bisa Jalan Usai Stroke
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Akan Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026