Suara.com - Artis Luna Maya dan Sophia Latjuba saling memuji kecantikan satu sama lain ketika pertama kali bertemu secara virtual melalui sambungan video call.
Bermula ketika Luna Maya menanyakan tentang kecantikan Sophia Latjuba yang tak pudar dimakan waktu. Bahkan dia diidolakan banyak perempuan.
"Banyak perempun yang memujamu. Kamu punya tubuh yang luar biasa. Nggak ada satu perempuan di Indonesia bahkan di dunia yang kalau ngeliat Sophia nggak kayak ‘Waw kalau gue nanti tumbuh besar, dewasa gue mau jadi dia'. Gimana rasanya ?" tanya Luna Maya dalam channel YouTubenya, Senin (27/4/2020).
Ibu penyanyi Eva Celia itu kemudian menjawab pernyataan Luna Maya. Meski banyak perempuan yang mengidolakan kecantikannya, namun Sophia Latjuba tidak merasa di atas angin.
"Aku tidak merasa seperti itu. Aku dengar banyak orang bilang seperti itu tapi terus terang Aku kayak. Aku melihat kaca tiap hari dan berpikir apa ini?" terang Sophia Latjuba.
"Melihat foto-foto zaman dulu yang tahun 80-an, 90-an, yang kita masih zamannya punya alis flack. Kayak, apakah seseorang akan mau berkencan denganku?" sambungnya lagi.
Sophia Latjuba juga mengungkapkan bahwa dirinya jauh dari sempurna. Dia juga memiliki banyak kekurangan tidak seperti yang dipikirkan orang.
"Gue banyak kekurangan. Ayo lah, aku punya stretchmark setelah punya anak. Dadaku bukan ukuran C lagi. Aku tidak merasa seperti itu (merasa cantik) tapi aku bersyukur," ujar Sophia Latjuba.
Baca Juga: Ngobrol dengan Luna Maya, Sophia Latjuba Bilang Sedang Jatuh Cinta
"Sampai sekarang tuh. Aku bersumpah, Aku nggak punya perasaan seperti itu (merasa cantik). Tapi kalau kita nggak merasa cantik juga ya kita nggak percaya diri juga," imbuhnya lagi.
Alih-alih membicarakan dirinya, Sophia Latjuba justru balik memuji kecantikan Luna Maya.
"Kamu (Luna Maya) juga salah satu wanita tercantik di negara ini," tutur Sophia Latjuba.
"Kembali lagi, itu kan cuma luarnya. Yang pengin Aku ini (tekankan) lagi adalah waktu nanti Aku seusia Sophi, Aku ingin terlihat seperti Kamu. Tetap sehat, badan yang fit," timpal Luna Maya.
Berita Terkait
-
Tiga Generasi di Satu Panggung, Raisa Gandeng Ariel NOAH hingga Anggun di Konser Love & Let Go
-
Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV
-
The Doll 2: Teror Sabrina Kembali Gentayangan, Malam Ini di ANTV
-
Makna Lagu Ancika Ariel NOAH, OST Dilan ITB 1997 yang Bikin Nostalgia
-
Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL