Suara.com - Aktor asal Korea Selatan Lee Min Ho diam-diam menggandeng firma hukum LIWU untuk memberantas komentar jahat netizen terhadap dirinya.
Dalam pernyataan resminya, LIWU akan mengumpulkan semua bukti komentar jahat yang menyerang Lee Min Ho. Nantinya komentar itu akan diproses di kepolisian.
"Firma hukum LIWU saat ini sedang memantau postingan yang melanggar hukum (komentar jahat) mengenai aktor MYM Entertainment Lee Min Ho yang berisi serangan pribadi yang tidak masuk akal, pelecehan seksual, penyebaran informasi palsu, dan rumor jahat," terang LIWU sebagaimana dilansir Soompi pada Rabu (12/8/2020).
Dia mengingatkan kepada para netizen agar berhati-hati dalam berkomentar. Apalagi LIWU juga meminta bantuan fans Lee Min Ho untuk mengirimkan bukti apabila menemukan komentar jahat ke email MYM Entertainment.
"Kami sedang dalam proses mengumpulkan bukti komentar jahat orang-orang yang telah memposting online di tempat-tempat seperti DC Inside, dan blog," tutur LIWU.
"Kami juga mengumpulkan bukti dan membuat daftar pemberi komentar berbahaya berdasarkan informasi yang diterima melalui alamat email dari MYM. Jadi kami berharap dapat menerima banyak informasi," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Lee Min Ho adalah salah satu aktor papan atas Korea Selatan. Namanya populer berkat memerankan karakter utama drama Boys Before Flower.
Baru-baru ini, drama hits yang dibintanginya yakni The King: Eternal Monarch.
Baca Juga: Dikira Editan, Foto Annisa Pohan Bareng Lee Min Ho Disorot Netizen
Berita Terkait
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
-
Mulai Rp 1,15 Juta! Intip Harga Tiket Fanmeeting Byeon Woo Seok di Jakarta
-
Lee Min Ho Bintangi Film Assassins, Angkat Misteri Kasus Bersejarah Korea
-
Catat Tanggalnya! Hwang In Youp dan Hyeri Umumkan Jadwal Tayang Drama Baru
-
Lee Min Ho hingga Jung Hae In Didapuk Jadi Juri Festival Film Pendek Korea
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?